Tampilkan postingan dengan label Coretan Lepas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan Lepas. Tampilkan semua postingan
0 komentar

Banjir Jakarta


Hujan yang turun sedari malam....
Tiada henti, malah kian menjadi....
Dingin bertambah semakin dingin....
Sepi kian semakin sunyi....

Malam itu,,,
Tak terdengar lagi lolongan hewan malam....
Detik itu,,,
Tak menggema pesta pora musik seperti biasanya....
Dan saat itu,,,
Hanya petir menggelegar seakan menyambar....
Tiupan angin kencang dari arah lautan....
Percikan air hujan yang jatuh dilantai alas tanah....
Perdengarkan aku secara bersamaan, beriringan, berselingan....
Hingga sang surya membuka tabirnya dari hulu sana....
Terangpun telah terbuka nyata.....

Kusibak tirai jendela dari kamarku....
Perlahan lalu sinar terangnya masuk keruang hatiku...
Silau dan akupun memandang kesalah satu dinding....
Dimana waktu berdetak seperti denyut dalam nadiku....

Ya Tuhan,,,,,
Sudah jam 07 pagi ternyata.....
Waktuku telah hanyut terbawa arus mimpi kalut...
Mukaku kusut serupa bayang wajahku didalam cermin butut....
Tidak masuk kerja dihari selasa....
Aku kesiangan......!!!

Selintas terdengar lirih, isak tangis seorang ibu tua....
Mengais buah hatinya dengan dandanan seadanya....
Meratapi harta benda yang hilang terbawa air bah...
Air sisa akan hujan semalam...

Sejenak, kotaku seperti lautan....
Air menguning terhampar luas dipelataran jalan....
Jalanan beraspal seakan menghadirkan sial...
Roda-roda penggerak terhenti seketika ditengah jalanan....
Tak berkutik, terjebak oleh kebingungan....
Sang empunya, enggan untuk meninggalkan.....

Kotaku malang....
Kotaku tergenang....
0 komentar

Pengaruh Bacaan Al-quran Pad Otak,Syaraf dan anggota Tubuh Lain

"Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur'an...".

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.

Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur'an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur'an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur'an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an.
Al-Qur'an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997.  Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur'an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.


Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur'an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita.

Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur'an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur'an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mumpung waktunya lagi pas (kita sedang berada di bulan diturunkannya Al-Quran), ayo semakin rajin membacanyaaaa!

Maha benar Allah yang telah berfirman,
"Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah denga
tenang agar kamu mendapat rahmat" (Q.S. 7: 204).


Sumber : jurnalhajiumroh.com
0 komentar

Kebiasaan Buruk Menggunakan Gadget

Jujur hayoo... terlalu lelah dengan pekerjaan, tugas sekolah, keluarga, dan sebagainya sering membuat kita lupa untuk memelihara kesehatan gadget apalagi diri kita. Tanpa disadari, kita pun juga sering melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk di bawah ini yang tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain. Ini diaaaaa...

Membiarkannya kotor.  

Pernahkah Sobat membayangkan kalau di gadget tertempel banyak sekali kotoran-kotoran yang mengerikan. Kebiasaan membawa telepon genggam ke kamar mandi misalnya, membuat handphone memiliki risiko terpapar feses. Selain itu, keyboard HP ternyata memiliki kuman 60 kali lebih banyak dari toilet umum. So... bersihkan gadget secara rutin agar ia tetap awet dan kita pun tetap sehat.

Tidak menyimpan data dengan benar.   

Banyak di antara kita tidak memiliki back up data yang disimpan dalam gadget, terutama telepon  genggam. Padahal, hal ini sangat penting untuk dilakukan, karena tentu kita tak ingin kenangan berharga seperti foto ataupun video itu hilang suatu saat, bukan?

Bekerja dalam kondisi buruk.  

Duduk berjam-jam di depan komputer, baik di kantor ataupun di rumah tidaklah baik untuk tubuh. Ditambah lagi dengan posisi monitor yang buruk, kursi yang tidak menyangga punggung, maupun meja yang terlalu kecil untuk mendukung pekerjaan sudah cukup baik untuk membuat tubuh kita  merasa kaku,
pegal, bahkan sakit.

Terlalu terobsesi.  
Tanpa sadar, kita selalu mengecek telepon genggam setiap beberapa menit sekali, padahal ada keluarga, sahabat, atau rekan kerja di hadapan kita. Coba deh matikan hape pada saat-saat penting, seperti makan malam atupun rapat. Kurangi juga volume suara ketika bercakap-cakap di tempat umum, agar tak mengganggu orang-orang di sekitar.

Lupa diri ketika bermain game.  

Hampir semua orang lupa diri dan lupa waktu jika sudah bermain game, terutama jika telah merasa sudah akan naik ke level -->. Entah sudah berapa kali mengatakan kepada diri kita  untuk menyudahi permainan ini jika sudah naik level, tapi kenyataannya kita masiiiih aja berada di depan layar hingga berjam-jam setelahnya. Tidak beristirahat untuk sekadar melakukan peregangan tubuh dan membiarkan darah mengalir dengan baik di tubuh dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Duduk terlalu lama juga dapat berbahaya bagi jantung dan menciptakan penggumpalan darah. Wah, serem kan?

Tidak mematikannya dengan benar.  

Terutama pada laptop, yang sering kita biarkan dalam posisi menyala hingga semalaman. Padahal, mematikan benda ini dengan benar berarti membiarkan mesin laptop tetap sehat dan tahan lama.

Membawanya ke tempat tidur. 

Ini adalah kebiasaan buruk lain yang sering kita lakukan. Padahal, membawa gadget ke tempat tidur dapat menyebabkan gangguan pada tidur. Cahaya yang terpancar dari alat-alat tersebut akan memberikan sinyal pada otak bahwa hari sudah pagi, sehingga menyulitkan tubuh untuk jatuh terlelap.

Password terlalu lemah.  

Sadarkah bahwa password yang kita miliki terkadang terlalu lemah sehingga memungkinkan untuk mudah dibajak oleh pihak lain? Tidak sedikit orang yang telah dibajak akun personalnya baik itu email maupun di media sosial, karena password mereka yang terlalu mudah diketahui.


Nah, mulai sekarang... yuk bergadget ria secara bijak dan sehat!


Sumber :  [Mizan.com]
0 komentar

Nasa Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat

Maha Suci Allah... kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat:

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).
Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya di bawah.

Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).


MATAHARI TERBIT DARI BARAT DIBENARKAN ILMUWAN FISIKA 


Ilmuwan fisika Ukraina, masuk Islam karena membuktikan kebenaran Al-qur’an bahwa putaran poros bumi bisa berbalik arah. Namanya Demitri Bolykov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke-Islam-annya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimana fisika bisa mendorang Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori modern yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Nabi Saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.
Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya, fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat!

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda, ”Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya.” (dari kitab Islam wa Qishshah).


Sumber :  jadiberita.com
0 komentar

Sejarah dan Tips Merawat Batik

Sahabat! Sejak 2009, UNESCO menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Sedunia. Nah, mumpung momentnya pas, Nida mau sedikit share all bout batik--pakaian kebanggan Indonesia--ah, terutama sejarah dan tips merawat batik. Pasti penasaran, doooonk? Yuk lanjut baca!

* Sejarah Batik di Indonesia

Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta.

Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja . Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjuangan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedagang Muslim melawan perekonomian Belanda.
Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal di luar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan di tempatnya masing-masing.

Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri.

Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai tediri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur.

Jaman Majapahit. Batik yang telah menjadi kebudayaan di kerajaan Majahit, ditelusuri di daerah Mojokerto dan Tulung Agung. Mojokerto adalah daerah yang erat hubungannya dengan kerajaan Majapahit semasa dahulu dan asal nama Majokerto ada hubungannya dengan Majapahit. Kaitannya dengan perkembangan batik asal Majapahit berkembang di Tulung Agung adalah riwayat perkembangan pembatikan di daerah ini, dapat digali dari peninggalan di zaman kerajaan Majapahit. Pada waktu itu daerah Tulungagung
yang sebagian terdiri dari rawa-rawa dalam sejarah terkenal dengan nama daerah Bonorowo, yang pada saat bekembangnya Majapahit daerah itu dikuasai oleh seorang yang benama Adipati Kalang, dan tidak mau tunduk kepada kerajaan Majapahit.

Diceritakan bahwa dalam aksi polisionil yang dilancarkan oleh Majapahati, Adipati Kalang tewas dalam pertempuran yang konon dikabarkan di sekitar desa yang sekarang bernama Kalangbret. Demikianlah maka petugas-petugas tentara dan keluarga kerajaan Majapahit yang menetap dan tinggal di wilayah Bonorowo atau yang sekarang bernama Tulungagung antara lain juga membawa kesenian membuat batik asli.

 

* Tips Merawat Batik

Agar warna batik berbahan sutra dan serat tidak cepat pudar, awet dan tetap tampak indah. Mencuci kain batik dengan menggunakan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan dulu shampo hingga tak ada lagi bagian yang mengental. Setelah itu baru kain batik dicelupkan.

Juga bisa menggunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang dijual di pasaran. Pada saat mencuci batik jangan digosok. Jangan pakai deterjen. Kalau batik tidak kotor cukup dicuci dengan air hangat. Sedangkan, kalau kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau bila kotor sekali, seperti terkena buangan knalpot, noda bisa dihilangkan dengan kulit jeruk dengan mengusapkan
sabun atau kulit jeruk pada bagian yang kotor.

Sebaiknya juga tidak menjemur kain batik di bawah sinar matahari langsung (tempat teduh). Kain batik jangan dicuci dengan menggunakan mesin cuci. Tak perlu memeras kain batik sebelum menjemurnya. Namun, pada saat menjemur, bagian tepi kain agak ditarik pelan-pelan supaya serat yang terlipat kembali seperti semula.

Sebaiknya hindari penyeterikaan. Kalaupun terlalu kusut, semprotkan air di atas kain kemudian letakkan sebuah alas kain di bagian atas batik itu baru diseterika. Jadi, yang diseterika adalah kain lain yang ditaruh di atas kain batik.

Disarankan untuk menyimpan batik dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini terlalu keras sehingga bisa merusak batik. Sebaiknya, almari tempat menyimpan batik diberi merica yang dibungkus dengan tisu untuk mengusir ngengat. Alternatif lain menggunakan akar wangi yang sebelumnya dicelup dulu ke dalam air panas, kemudian dijemur, lalu dicelup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi kering, baru digunakan

Sebaiknya juga tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.

Bila ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kainnya. Sebelumnya, tutupi dulu kain dengan koran, baru semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain.



Sumber :  pesonabatik.site40.net
0 komentar

Redam Stress Dengan Membaca


Sahabat hobi membaca? Kalau iya... good! Kegemaran yang satu ini tak hanya dapat menambah wawasan tapi juga bisa menjadi solusi jitu dan murah untuk meredam stres. Membaca meskipun hanya selama enam menit diyakini para peneliti dapat merelaksasikan pikiran dan mengurangi tingkat stres yang kita alami.

Cara ini terbilang sangat jitu dan bekerja dengan cepat bila dibandingkan dengan metode lainnya seperti mendengarkan musik, berjalan-jalan atau berdiam diri sambil menikmati suguhan secangkir teh.

Para psikolog meyakini hal ini terjadi karena pada saat membaca, pikiran seseorang akan terpusat dan berkonsentrasi pada bahan bacaan sehingga tekanan pada otot dan jantung mengendur. Penelitian itu dilakukan oleh para peneliti dari Unversitas Sussex,Inggris dengan melibatkan sejumlah responden.

Para responden yang diketahui sedang mengalami stres diberikan berbagai pilihan metode tradisional penghilang stres. Hasilnya menunjukkan, stres yang diderita berkurang hingga 68 persen pada saat mereka membaca. Responden hanya perlu membaca dengan tenang selama 6 menit untuk menurunkan kecepatan detak jantung, tensi darah serta ketegangan otot.

Sementara metode lainnya seperti mendengarkan musik hanya dapat mengurangi tingkat stres sebanyak 61 persen, menikmati secangkir teh atau kopi hangat hanya 54 persen, berjalan-jalan hanya mampu mengurangi stres 42 persen dan bermain video games hanya 21 persen.

Menurut Dr Lewis, selaku pemimpin riset, membaca merupakan cara terbaik untuk melupakan sejenak kenyataan-kenyataan yang tidak menyenangkan terutama saat menghadapi perekonomian yang serba tidak menentu ini. Lebih lanjut ia juga mengatakan, tak masalah jenis buku apa yang dibaca, asalkan kita  terpikat dan terlarut dalam bacaaan tersebut maka akan terhindar dari rasa gelisah dan stres yang menghantui hari-hari.

“Melarutkan diri ke dalam buku bacaan merupakan cara terbaik untuk relaksasi,” ujar Dr Lewis.

Ayooo... yang masih males baca, yuk deh mulai sekarang makin rajin! 



Sumber : asalasah.blogspot.com
0 komentar
Ingin menjadi penulis hebat, tetapi nggakpernah bisa menuliskan ceritamu dengan baik? Punya banyak ide menakjubkan, tapi selalu berhenti di tengah-tengah? Banyak sekali alasan-alasan yang membuat seseorang berhenti menulis. Padalah semuanya hanyalah alasan klise, dan bisa ditangani dengan niat yang kokoh dan juga komitmen.

Berikut tujuh hal yang sering dijadikan alasan bagi kebanyakn kita untuk tidak melanjutkan tulisannya. Apakah tujuh hal ini juga terjadi pada Sobat Nida? Hmmm... semoga enggak yaaa...

Tak ada perlengkapan hebat

Penulis-penulis hebat menuliskan kisah-kisah mereka dalam pena bulu yang terbuat dari angsa emas. Atau dengan pena mahal, di bawah sebuah pohon rindang yang dikelilingi oleh rerumputan dan padang bunga yang harum. Banyak orang yang terlalu penasaran mengenai alat-alat yang digunakan para penulis hebat untuk menuliskan cerita mereka. Kenyataannya, semua hal itu bukanlah masalah. Jika nggak mendapatkan inspirasi ketika menulis dalam selembar kertas putih, maka cobalah menggantinya dengan kertas lain. Yang membuat seseorang menjadi penulis hebat bukanlah peralatannya, tetapi kemampuan mereka untuk terus menulis. Kapanpun, dimanapun, dengan alat apapun.

Kalimat pembuka yang sangat buruk

Percaya atau nggak, kalimat pembuka yang buruk justru merupakan anugerah yan
arus disyukuri. Kenapa? Karena kita akan menulis kalimat-kalimat dengan lebih baik lagi.

Takut diprotes

Mungkin kita merasa takut jika karakter dalam cerita kita terlalu mirip dengan orang dekat yang dikenal
— mungkin keluarga atau rekan, dan kita merasa takut jika mereka tersadar dan melancarkan serangan pada kita. Ketika pikiran kita mulai mengkhawatirkan hal-hal semacam itu, fokuslah pada tulisan sendiri. Rangkai kata demi kata sebaik mungkin sesuai dengan yang ingin dituliskan, karena hanya itulah tugas sebagai seorang penulis.

Merasa terlalu tua

Tidak ada kata terlalu tua untuk menuliskan kisah kita sendiri. Buktinya, penulis pemenang penghargaan Pulitzer dan Nobel, Toni Morrison, baru mempublikasikan buku pertamanya di usia 39 tahun. Anggap saja harus merasakan dan hidup di dalam cerita kita itu, sebelum benar-benar bisa menuliskannya.

Takut tak akan selesai

Salah satu ketakutan para penulis, khususnya pemula, adalah bahwa mereka nggak akan sanggup menyelesaikan buku yang sedang ditulis. Setelah menulis beberapa bab yang seru dan menakjubkan, tiba-tiba saja inspirasi itu hilang dan tulisan pun berhenti begitu saja. Ada seorang penulis yang telah menuliskan bab pertama dari bukunya selama 40 tahun, lalu ia merasa bahwa ia tidak akan bisa menuliskan bab-bab selanjutnya. Untuk mengatasinya, bisa berkomitmen pada diri kita, misalnya untuk
menulis 100, 200, atau 500 kata per hari. Novelis sekaligus jurnalis terkemuka dari Inggris, Graham Greene misalnya, hanya menulis 500 kata dalam sehari. Ia akan berhenti menuliskannya, meskipun ketika itu sedang berada di tengah-tengah kalimat.

Takut ditolak

Setiap kita memiliki sebuah kisah petualangan hebat, yang akan memukau semua orang. Kita juga telah menceritakan sebuah kisah romantis yang akan membuat orang terharu sekaligus berdecak kagum. Namun, kita merasa takut jika tak ada penerbit yang berniat untuk menerbitkan buku tersebut. Atau telah mencoba untuk mengirimkan naskah-naskah itu tapi tidak ada yang berhasil. Jangan berhenti menulis hanya karena hal itu, karena kini sudah banyak fitur penerbitan buku secara mandiri atau yang biasa disebut dengan self publishing. Jangan lupa juga, bahwa internet telah memberikan banyak kemudahan bagi diri manusia. Kita bisa memasukkan tulisan ke dalam blog dan biarkan jutaan orang di luar sana membaca tulisan kita.

Merasa bahwa orang lain mampu menulis dengan lebih baik

Ketika sedang menulis suatu cerita, mungkin saja kita berpikir bahwa banyak orang di luar sana yang telah menuliskan kisah yang sama, bahkan dengan jauh lebih baik. Namun, camkan satu hal dalam diri, bahwa tidak ada seorang pun yang memiliki cara menilai sesuatu sama seperti kita atau mendeskripsikan suatu kejadian sama dengan kita. Tulislah cerita yang benar-benar ingin kita tulis. Pikirkan tentang suatu cerita yang ingin sekali kita baca, tapi tak pernah ada. Dengan demikian, kita akan bisa menuliskan sebuah cerita yang hanya kitalah yang  mampu menuliskannya.


Oke... semangat terus dan jangan berhenti ya nulisnya...


Sumber: [Mizan.com]
0 komentar

Soal Rambut dan Cara Merawatnya

Setiap orang memiliki jenis rambut yang berbeda. Nah, agar kamu dapat merawat rambutmu secara tepat, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengenali tipe rambutmu. Setelah itu, pilih produk perawatan yang tepat untuknya. Ada tiga jenis rambut, yaitu sebagai berikut.
Rambut normal > Tampak indah dan sehat.
Rambut berminyak > Disebabkan oleh produksi minyak berlebihan di kulit kepala. Rambut terlihat kusam, lepek, dan sulit dibentuk karena minyak membuat rambut lebih berat. Minyak yang berlebih pada rambut menyebabkan debu mudah menempel sehingga rambut menjadi lebih mudah kotor dibandingkan rambut normal.
Rambut kering > Jenis rambut ini disebabkan karena produksi minyak di kulit kepala kurang. Rambut terlihat kering dan rapuh karena tidak terlindung dengan baik.

PERAWATAN KULIT KEPALA

Kesuburan dan kesehatan rambut sangat dipengaruhi oleh kesehatan tubuh dan mental. Jika tubuhmu kekurangan gizi, dapat dipastikan pertumbuhan rambut juga akan terkena dampaknya. Kekurangan gizi dapat menyebabkan rambut rontok, tipis, atau patah-patah. Gangguan mental seperti stres juga membawa dampak negatif pada pertumbuhan rambut. Stres yang berlebihan akan mengganggu keseimbangan hormon dan menjadi penyebab kepitakan.
Selain kedua hal di atas, hal lain yang memengaruhi kesehatan rambut adalah faktor lingkungan dan faktor kebiasan orang yang bersangkutan. Faktor lingkungan, misalnya kelembaban udara dan sengatan sinar matahari. Kelembaban udara yang cenderung rendah dapat membuat kulit kepala menjadi kering karena level sebum menurun. Hal itu membuat kulit menjadi kehilangan kelembaban. Sementara, faktor
kebiasaan orang yang bersangkutan, misalnya menggunakan produk yang seharusnya tidak digunakan pada rambut, seperti menggunakan sabun mandi/sabun cuci untuk keramas.
Creambath
Sebenarnya, langkah perawatan rambut yang paling mendasar sangat sederhana, yaitu keramas dengan sampo. Namun, walaupun kita rajin keramas, sering kali masalah rambut, seperti rontok, kasar, dan bercabang tidak terelakkan. Itu artinya rambut perlu perawatan lain yang lebih intensif, seperti creambath. Creambath dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan serta menghindari rambut tampak kusam. Creambath juga dapat membuat rambut kamu lembut dan mudah diatur.
Namun, banyak cewek merasa bahwa creambath seminggu sekali di salon itu makan waktu dan mahal. Padahal, mereka juga ingin punya rambut yang lembut dan mudah diatur seperti habis creambath setiap hari.

Berikut ini cara mudah creambath di rumah.

• Sebelum acara creambath dimulai, cucilah rambut terlebih dahulu dengan sampo yang sesuai dengan jenis rambut. Lalu, keringkan dengan handuk hingga setengah kering.

• Bagi rambut menjadi empat bagian. Bagian belakang dibagi menjadi dua bagian, atas, dan bawah. Kemudian, dibagi lagi menjadi dua sisi, kiri dan kanan.

• Olesi kulit kepala pada setiap bagian rambut dengan krim creambath. Arah pengolesan sebaiknya dilakukan dari atas ke bawah dan disertai pijatan ringan.

• Setelah semua bagian selesai diolesi, pijatlah kepala secara teratur, lembut dan perlahan selama kurang lebih 5—15 menit.

• Satukan rambut di bagian atas kepala. Lalu, bungkuslah kepala dengan handuk yang telah direndam air hangat, sebagai pengganti alat pemanas (steamer). Lebih praktis lagi kalau handuk kamu panaskan dengan magic jar (tentu saja yang tidak ada nasinya!). Diamkan beberapa saat. Bila handuk mulai mendingin, segeralah ganti dengan yang hangat. Lakukanlah secara berulang-ulang selama 10—15 menit.

• Cuci rambut kembali hingga bersih. Bila kandungan lemak dalam krim yang digunakan terlalu pekat, gunakan sampo untuk pencucian. Setelahnya, kamu dapat menggunakan hair tonic untuk melengkapi perawatan.


Sumber :
Buku Pintar Cewek Pintar : Everything a Girl Must Know
0 komentar

Setiap Orang Punya Kelebihan

Seekor kura-kura terlihat sedang berjalan sendirian di tepi hutan, ia berjalan lamban dan kurang bersemangat. Rupanya ia iri dengan kemampuan si Rusa yang bisa berlari cepat sedangkan ia hanya bisa berjalan lamban sekali. Si rusa mengabarkan bahwa si Raja Hutan sedang kelaparan dan ingin memangsa siapa saja yang ditemuinya.
Melihat si Kura-Kura yang lamban ia mengatakan, wah kalo si Raja Hutan bertemu denganmu pasti kamu akan menjadi santapannya, karena berlari saja kamu tidak mampu. Mendengar perkataan si Rusa maka Kura-Kura pun minta tolong untuk diajarkan bagaimana cara berlari cepat sehingga bisa terhindar dari ancaman si Raja Hutan.
Rusa pun mengajarkan cara berlari yang cepat untuk menghindar dari terkaman si Raja Hutan. Kura-kura belajar siang dan malam tanpa lelah, namun meskipun berusaha sekeras mungkin tetap saja ia berlari tidak secepat rusa.
Suatu hari, tanpa sengaja si Kura-Kura bertemu dengan si Raja Hutan. Melihat si Raja Hutan yg sedang kelaparan dan siap memangsanya, si Kura-Kura berlari secepat yg ia bisa, namun jalan si Kura-Kura terlihat malah aneh dan si Raja Hutan malah tertarik untuk menangkapnya. Ia pun menangkap dan mempermainkan si Kura-Kura dengan cakarnya yg tajam. Akhirnya si Kura-Kura pasrah dan menarik seluruh anggota tubuhnya ke dalam tempurung sambil berdiam diri menunggu eksekusi si Raja Hutan.

Si Raja hutan berusaha dengan segala cara untuk menghancurkan tempurung Kura-Kura dengan kukunya yang tajam, dan dengan gigitan-gigitannya, namun
tempurung itu sangat kuat, kokoh laksana baja. Akhirnya si Raja Hutan menyerah dan meninggalkan Kura-Kura bersama tempurungnya.

Kejadian itu rupanya diamati oleh seekor monyet yang ada di atas pohon. Si Monyet memberitahu Kura-Kura bahwa ia selamat dan si Raja Hutan telah meninggalkannya dengan frustasi. Beruntung kamu Kura-Kura karena kamu mempunyai tempurung yang kuat sebagai pelindungmu, tanpa harus berssusah payah untuk lari atau memanjat pohon seperti kami, ujar si Monyet.
Sobat Nida, sering kali kita iri akan kepandaian, kelincahan, kesupelan yang dimiliki oleh orang lain, dan kita hanya melihat diri sendiri lambat, tulalit, kere, dllsb. Nah... Gara-gara keluhan kayak begitu, kita sering dibuat lupa oleh kelebihan yang sebenarnya kita miliki, yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain yang lebih cakep, lebih tajir, lebih pintar, lebih alim, dan terlihat lebih segala-galanya dari diri kita.

Sama seperti kura-kura yang sekuat apapun berlari tidak mungkin mengungguli kecepatan lari rusa, diri kita pun telah didesain oleh Allah dengan berbagai kekurangan dan kelebihan, Sob! Bisa jadi kita lemah dan oon banget di bidang Matematika, tapi kita sangat jenius di bidang melukis dan menggambar.

Atau... bisa jadi sebanyak apapun kita menulis cerpen, nggak bakal se-nyastra cerpen karya mantan pemred Annida, mbak Helvy Tiana Rosa dan Bang Iyus misalnya. Akan tetapi, tetap saja akan ada kemungkinan orang-orang yang tercerahkan dan terhibur membaca cerpen tulisanmu yang ngocol dan ngebanyol. 
Who knows?


Tips Mengetahui Kelebihan Diri

- Bidang apa saja sih yang kita senangi? Sesuatu yang penuh gairah dan semangat kita lakukan. Tanpa harus diminta atau disuruh, kita akan melakukannya secara sukarela tanpa dibayar, bahkan kita mau mengeluarkan uang untuk apa yang kita lakukan. Inilah yang disebut dengan hobi.

- Seseorang yang punya hobi tertentu akan melakukannya dengan sepenuh hati. Misalnya orang yang hobi memelihara tanaman, dia rajin menyiram dan merawat tanaman setiap hari. Dia rela mengeluarkan uang berapapun untuk membeli tanaman, pupuk, alat-alat dan semacamnya. Hobi bisa membawa kebahagiaan dan juga penghasilan. If we do what we love, then money will follow.

- Bertanya kepada orang terdekat! Orang yang cukup tahu diri kita adalah orang terdekat. Bisa orang tua, kakak-adik, saudara, keluarga, atau teman. Merekalah yang tahu tentang diri kita dari kecil sampai dewasa. Jadi mereka sedikit banyak tahu apa potensi diri kita. Terkadang kita tidak menyadari potensi yang kita miliki, perlu orang lain untuk membantu menyadarkan.

- Mencoba hal-hal baru! Begitu banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Wawasan, pergaulan dan keberanian yang terbataslah yang menghambat kita untuk melakukannya. Kita bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kita lakukan. Tentu saja yang kita lakukan tidak boleh melanggar hukum yah. Dengan mencoba banyak hal, mungkin kita akan menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi.

- Banyak membaca, melihat dan merasakan. Dengan begitu akan banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Bacaan dan tontonan yang kita sukai itu bisa jadi adalah sebuah potensi. Jika kita suka membaca perkembangan dunia komputer, internet dan semacamnya. Kita bisa menjadi ahlinya, asalkan terus konsisten untuk menambah pengetahuan.

Potensi diri itu harus digali, sama seperti minyak bumi. Tidak ada minyak yang berada di atas tanah. Kita harus mencari lokasi yang tepat untuk menggali minyak. Kedalamannya pun tidak selalu sama. Ada yang cepat ditemukan, ada juga yang perlu menggali lama karena minyaknya ada jauh di kedalaman.
Tidak ada manusia yang lahir ke dunia langsung menjadi ahli di bidang tertentu. Semua harus diraih dengan proses. Jika kita sudah tahu potensi diri, itulah modal kesuksesan. Jika kita bisa mengembangkan potensi menjadi prestasi, kesuksesan sudah menanti.

Teman, jangan pernah terfokus pada kekurangan diri, karena itu membuat kita tidak bisa melihat kebaikan yang Allah berikan untuk kita! Segera kenali kelebihanmu, dan jadikan itu sebagai senjata yang membuatmu sukses di dunia serta akhirat kelak, aamiin...

Sumber: mix dari remajaprestatif.blogspot.com
0 komentar

Go Green

Apa itu Go Green....???
Go Green dalam artian luas adalah ajakan "mari hidup hijau", dengan arti mari kita hidup lebih ramah lingkungan dan berbuat sesuatu yang baik untuk bumi.
Berarti wacana go green ini bertujuan agar manusia-manusia lebih mengurangi perilaku yang mencemarkan ataupun merusak alam, dan menghimbau manusia untuk berbuat kebaikan bagi alam. Polusi ataupun global warming misalnya disebabkan karena kurangny pohon-pohon yang sebenarnya mempunyai peran besar untuk menyerap C02 di udara. Oleh karena itu diperlukan kembali penghijauan.

Tanaman bukan hanya sekedar memberi keindahan, namun sekaligus menyumbang keberlimpahan oksigen untuk kelegaan nafas umat manusia.
Dan tanpa disadari, aktivitas bercocok tanam dihalaman maupun didalam ruang mampu menyiutkan kandungan polusi udara. Semua jenis tanaman memang bisa berperan sebagai filter udara. Tapi, mereka menyandang kadar efektivitas berlainan. Flora ampuh penyerap polusi dijuluki tanaman antipolutan.

Pinus
Cemara Kipas
Lidah Mertua
Dari penelitian yang dilakukan NASA perihal tanaman penyerap polutan, bermunculan beberapa jenis tanaman yang mampu  menyerap racun diudara dalam ruangan.
Salah satunya adalah :
A). Cemara Kipas, ciri-cirinya adalah tumbuhan ruyung yang daunnya berwarna hijau tua, mirip sisik dan tumpang-menumpang, kayunya keras, runjungnya kecil
Daun Cemara Kipas berkhasiat sebagai obat demam, batuk dan
mencret
Untuk obat sakrt demam dipakai ± 10 gram daun kering cemara kipas,
direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit, dinginkan dan
saring. Hasil saringan diminum 2 kali sama banyak untuk pagi dan sore.


B). Pinus, adalah salah satu pohon yang biasa ditanam di lereng-lereng gunung, daunnya runcing memanjang seperti jarum

C). Sanseveria (Lidah Mertua), tumbuhan daerah tropis, sering ditanam di halaman rumah sebagai tanaman hias, daunnya berbentuk pedang dengan ujung yang meruncing tajam, berwarna hijau dengan garis-garis kuning;
Manfaat lain tanaman ini seperti; penutup luka, antiseptik, obat wasir, cacar, cacing, penyakit mata dan telinga, dan juga sebagai bahan minuman penyegar tubuh. Beberapa jenis sansevieria juga berkhasiat sebagai anti malaria, anticendawan, antikolesterol, sampai antikanker.

Penelitian membuktikan bahwa ketiga tanaman ini mampu menyerap zat yang dihasilkan oleh tanaman lain, manusia, dan sisa industri.
Tumbuhan menyerap beraneka zat sisa yang dikeluarkan oleh makhluk lain (termasuk senyawa racun) melalui daun dan akar.

0 komentar

Menunggu Pagi


Aku terdiam dalam keheningan malam....
Aku menyendiri dalam kesunyian hati....
Entahlah apa yang sedang terjadi....
Entahlah apa yang akan terjadi nanti...

Relungku, teman sejati malam ini....
Sepiku, kian dekat menemani...
Mungkinkah akan selalu seperti ini...??
Mungkinkah dianya akan jauh pergi dan pergi...

Lelah, apakah esok akan ku temui kembali..??
Atau mungkin kan berlari bersamaku lagi....
Senyum, bisakah kau hadir dalam sedihku...??
Seperti saat ku bercanda dengan sang waktu...

Wahai sang waktu...
Cepatlah berlalu, dan tinggalkan malamku...
Hingga ku dapat melihat indahnya cahaya pagi hari...
Bersinar dan hangatkan hati ini...

Wahai bintang malam....
Teruslah terang benderang...
Berkediplah disaat hatiku mulai padam...
Berikan warna-warni indahnya hidu ini....

Detak waktu yang kian cepat berlalu...
Detik demi detik kulalui tanpa merasa sangsi...
Dengan sedikit kata ku membisu....
Dibalik tirai kamar, aku menunggumu...

Suara-suara binatang malam dikesunyian...
Terdengar jelas dalam ingat dan sadarku...
Berceloteh tiada henti tanpa ada yang peduli...
Aku disini, menunggu pagi....
0 komentar

Siapa Sahabat Itu..??



Alangkah senangnya jika kita mempunyai teman yang setia di segala keadaan, 
Baik di saat suka maupun di saat duka. 
Alangkah senangnya jika kita dapat berbagi apa yang kita rasakan. 
Alangkah senangnya jika ada orang yang mengerti kita. 
Dan itulah gunanya seorang teman.

Sebelumnya marilah kita merenung sejenak. 
Kita menginginkan mempunyai teman yang setia, 
Yang dapat berbagi dengan kita, 
Yang mengerti kita… 
Namun pertanyaannya, apakah kita sudah menjadi seperti itu..?
Apakah kita sudah menjadi teman yang setia di segala keadaan..? 
Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk teman kita..? 
Maukah kita mengerti teman-teman kita..?

Mari kita renungkan. 
Siapa yang akan memulai semua itu kalau bukan kita..? 
Orang lainkah..? 
Haruskah kita menunggu orang itu, jika kita dapat melakukannya..?
Ingin mempunyai teman yang setia...? 
Jadilah teman yang setia terlebih dahulu bagi teman anda. 
Ingin mempunyai teman yang mengerti anda..? 
Jadilah teman yang mengerti mereka terlebih dahulu.
Jika dapat kita lakukan hari ini, lalu mengapa harus besok..? 

Seorang teman sejati sulit dicari. 
Maka jadilah teman sejati bagi temanmu, maka kamu akan menemukan teman sejati itu.
Seorang teman sejati takkan lenyap karena waktu, 
Takkan lenyap karena jarak, 
Takkan lenyap walau kita berubah. 
Teman sejati selalu setia dan melakukan semua untuk kebaikan kita. 
Alangkah senangnya mempunyai teman seperti itu.

Apakah kita hanya mau menerima itu...? 
Lantas siapa yang memberi jika semua orang berpikir seperti itu...? 
Alangkah baiknya dan sudah seharusnya bagi kita untuk memberi.
Mungkin kita terpisah oleh ribuan mil lautan. 
Apa yang dapat kita lakukan bagi teman kita...? 
Berdoalah bagi mereka.

Jadilah seorang teman sejati, 
Maka kamu akan mendapatkan teman sejatimu.
0 komentar

Saya Lupa


Kemarin saya menyangka, 
Saya telah sangat-sangat gagal.
Kemarin saya merasa 
Saya sudah tak punya harapan lagi.
Satu per satu masalah datang.
Tak hanya datang tapi, mengegerogoti pikiran, dan menguras tenaga saya.

Kemarin saya sangat kalut,
Yang keluar hanya derai air mata.
Setiap pagi datang, rasanya ditekan untuk hadapin kerasnya dunia.
Mungkin inilah gelapku.
Titik tergelap dalam hidupku.
Ketika merasa tak mampu lagi melakukan yang seharusnya kulakukan.
Kemarin, ketakutan terus membayangi langkahku.

Saat itu saya lupa.
Saya lupa bilang kalau saya itu hebat.
Saya lupa kalau saya ini masih belum terlalu renta
Saya lupa kalau saya masih punya teman ,dan keluarga.
Saia lupa kalau saya tidak benar-benar sendiri.

Dan sekarang,..
Saya tidak lupa.
Saya ingat kalau saya hebat dan mampu melewati apapun.
Saya ingat usia saya belum begitu renta, dan masih banyak waktu yang bisa saya lakukan untuk hidup saya.
Saya ingat meskipun beberapa meninggalkan saya, tetap saja masih ada teman yang datang, menghibur dan menemani jika saya gelisah.
Dan saya masih punya keluarga yang menerima saya meski saya tidak sempurna.
Dan sekarang saya benar-benar ingat pasti bahwa saya tidak sedang sendiri.
Banyak teman atau bahkan orang baru yang datang menemaniku.

Tuhan, terimakasih....
Engkau membiarkan saya belajar dan mengalaminya diusiaku seperti ini dan disaatku terjatuh Engkau juga siapkan bantal dan kasur agar saya tetap merasa tidur nyaman,

Tuhan,.... 
Lalu untuk apa lagi ..
Saya merasa tidak berarti...??
Untuk apa lagi ..
Saya merasa mengecewakan..??
Saya masih punya waktu yang bisa kugunakan untuk membuatnya "indah" kembali.
Dan saya masih punya teman dan keluarga yang menguatkanku saat melakukannya.
Dan yang terpenting, saya masih punya Engkau yang selalu mendengar dan memberikan yang kubutuhkan jauh sebelum kumeminta..

Dan sekarang saya paham.
"Cahaya terang akan terlihat saat gelap
Semakin gelap, semakin terang cahaya itu"
0 komentar

Aku Ingin Mengadu


Tuhan, aku ingin mengadu....
Disini di dinginnya malam dan seru deru suara orang bertakbir memanggil-Mu
dosa dan kesalahan kuadukan pada-Mu.
Dimalam tepat aku meyakini bahwa hari esok hari yang "BARU" untukku.

Tuhan, aku ingin mengadu....
Mengadu lara, duka, dusta, bahagia
Ada beban diatas pundakku yang membuatku kehilangan keseimbangan
Membuatku goyah dan bahkan hampir roboh.

Tuhan aku ingin mengadu...
Ada banyak cerita tentang hidup dan aku tak tau rumusnya, 
Tuhan...
aku selalu mencoba jawaban baru dan aku terjebak didalamnya.
Aku tak temukan jalan keluarnya.
Apa aku salah Tuhan...??

Tuhan, aku ingin mengadu...
Jikalau aku harus kecewa, biarlah kecewa
Tapi Tuhan,...
Tak sedetikpun ku inginkan dukaku mejadi dukanya
kecewaku menjadi kecewanya.
tak ingin ku melihat tangisannya berderai 
Dan wajahnya penuh kegelisahan
Cukup aku Tuhan...
Apakah bisa Tuhan....??

Tuhan, aku ingin megadu,..
Aku tak punya penyangga.
Sedangkan aku sudah tak mampu lagi bertahan.
Tuhan , oh Tuhan...
Dengarkah kau tentang aduanku ini...???
Aku sendiri Tuhan.
Karena tak mampu jua aku bicara pada mereka.

Tuhan,... 
Jika aku boleh meminta, kupinta jalan untuk semua ini.
Bukan persimpangan, pertigaan atau perempatan jalan.
Karena aku tak pernah bisa memilih.
Aku hanya butuh satu jalan.
Untukku bisa lanjutkan semuanya.
Jalan ridhomu saatku terapuh
0 komentar

Ajarkan Aku Ya Allah


Ya Allah.......
Dalam keadaan apapun sekarang, lihatlah aku masih tetap berusaha untuk selalu berbaik sangka.
Menyakini bahwa Engkau selalu memberi yang terbaik untuk kehidupan yang kini ku eja terbata-bata.
Dan kini, ketika aku terseok-seok sembilu diantara kamuflase ketegaran. Ngilu ku tahan sendiri, kutahan rapat agar tak seorangpun mendengar dan mengetahui ada yang menjerit  kesakitan dari dalam relung hati ini. Ku samarkan kesedihan ini dengan senyum merekah, dengan canda riang semata.

Ya Allah, Ya Tuhanku......
Ketika larut mengganti hari adalah saat kesadaranku memuncak. Aku tersungkur ditepian malam gelap, menyampaikan segumpal sesak yang memenuhi rongga jiwa meski Engkau tahu segala isi hati, namun pengaduan itu tetap kusampaikan pada-Mu dan berharap segumpal sesak akan luruh dilinangan air mata.

Ya Allah, Ya Robbi.........
Jika benar adanya, ini adalah ujian dari-Mu, betapa berat yang akan dan harus ku emban. Sungguh tak sanggup kujalani jika terukur dengan logika. Sungguh tiada daya yang cukup memadai untuk menahannya agar tak merobohkan keimanan yang masih saja belum kokoh. Dan aku takut keimanan yang sedikit ini terhempas oleh episode kehidupan yang kini sedang berlaku untukku.


Ya Allah, Tuhan Pemilik Segalanya.........
Bimbinglah aku untuk tetap berbaik sangka pada-Mu diatas segala rasa kecewa dan kegundahan yang bergejolak didalam dada.
Ingatkan aku selalu untuk tetap menyadari bahwa engkau selalu memberikan yang terbaik disetiap guratan takdir hidupku.
Ajarkan kepadaku, tentang arti sebuah kepasrahan yang bersandar sempurna dipelataran takdir-Mu agar aku tak merasa sedih ketika sekeping asa tak mampu berwujud menjadi nyata.
Ajarkan kepadaku, untuk selalu menyuarakan ikhtiar agar keputus asaan tak mudah meruntuhkan keyakinan.
Ajarkan kepadaku, untuk selalu menyempurnakan rajutan doa dan zhikir agar tawakal memangut keridhoan.
Ajarkan kepadaku, untuk kembali merakit kemampuan yang porak poranda oleh ketidakberdayaan.
Dan ajarkan aku, agar tidak terbata dalam mengeja kehidupan ini.
0 komentar

Kakakku Wanita Ksatria

Langit masih tertutup kelam hitam kehidupan. Suara pertama yang kudengar adalah dari kokok seekor ayam jantan. Sosok seorang pejuang telah bangkit dan bersiap menjalani aktifitasnya seperti yang biasa dilakukannya setiap hari. Tak mengenal waktu, tidak peduli detak jarum jam mengarah, yang terlintas dibenaknya hanya bergerak, kerja dan menghidupkan sebuah suasana keluarga.
Ya..., sosok pejuang itu adalah kakakku sendiri. Seorang wanita biasa yang bermental baja dan bertalenta seorang ksatria wanita.
Kedua kakinya melangkah, tak pernah mengenal lelah.
Kedua tangannya bergerak, apapun dilakukannya dengan sigap, penuh perhitungan dan tegas.
Meskipun dia melangkah seperti angin yang tak menentu berhembus kesegala penjuru.
Meskipun dia bergerak seperti mesin yang di pacu tiada henti bahkan taidak pernah berhenti.
Akan tetapi dia tidak sampai melupakan kewajibannya sebagai seorang istri dari suaminya, seorang ibu bagi anak-anaknya.Selalu tepat dan tegas dalam menjalani hidup sebagai seorang ibu rumah tangga yang selalu bisa mengatur dan memanajemen sang waktu yang bergulir.
Dia melakukan semua hal itu bukan karena tidak mampu, dan dia menjalani itu bukan karena hanya untuk menutupi kekurangan, tapi niat dan tekad besar dari hatinya yang ikhlas bahwa waktu itu sangat berharga dari segi apapun.
Pernahkah terpikir di benak anda bisa seperti itu....??
Dengan segala keterbatasan waktu yang ada...??
Memanfaatkan detik demi detik yang bergulir tanpa pernah berhenti menjadi suatu momen dan bermanfaat  bagi kehidupan anda.....??
Bahkan diriku sendiri saja mungkin belum bisa untuk menjalani itu semua, terlebih lagi dia seorang wanita yang dituntut mengurus dan melayani biduk sebagai ibu rumah tangga yang harus patuh dan menjalani tugasnya sebagai seorang istri dan seorang ibu dari anak-anaknya.
Ya Tuhanku, kuatkanlah jiwa dan raga kakakku...??
Dekap lembutlah dia dengan kasih sayang-Mu...??
Jagalah dia dari keselamatan dan kesehatannya supaya bisa tetap tegar, tabah menjalani kehidupan yang penuh dengan geliat tantangan dan rintangan yang siap menghadang sebagai seorang wanita biasa.
0 komentar

Korban Poligami

Gerimis ini mengiringi tangisan seorang wanita cantik, wanita yang tegar hatinya, wanita yang cukup bersahaja, wanita yang selalu menundukkan pandangannya, wanita yang sempurna dimata setiap lelaki, termasuk diriku.
Tapi Allah Maha dari segala maha, dia hanyalah wanita biasa yang bisa sakit hatinya, yang bisa mengeluarkan air mata ketika bersedih. Dewi(nama lain), begitulah  nama wanita yang ku pandang itu. Air matanya selalu mengalir dan tak tertahan lagi. Aku dan Dewi seperti seorang kakak beradik di kampungku. Sejak saat itulah kami mulai akrab dan masih melekat hingga sekarang.
" Dewi sudah tak tahan lagi, kak..!!" sudah beberapa kali ku dengar kalimat terucap dari bibirnya. Aku sebagai lelaki yang belum berpengalaman akan hal dan masih labil tentang sebuah pernikahan hanya bisa menguatkan dirinya tanpa memberi solusi.
" Wi, Allah itu Maha Penyayang, tidak akan Allah memberikan Dewi ujian sebesar ini kalau Dewi gak kuat. Dibalik semua ini ada hikmahnya,Wi. Mungkin saja Allah ingin menguji kecintaan kamu terhadap-Nya."
Air matanya semakin deras mengalir dari matanya yang kecoklat-coklatan. Ya Tuhan, kuatkan aku untuk bisa menguatkannya. Dan tiba-tiba, Dewi memelukku dengan sangat erat. Isak tangisnya berhenti sejenak, nafas panjang dikeluarkannnya, bibir merahnya berkemit memulai bertasbih, dan kubiarkan bahuku ini menjadi sandarannya dan menjadi wadah air matanya yang terus menetes.
Aku jadi teringat satu tahun yang lalu, ketika Dewi menikah dengan seorang pria yang bernama Fadly. Dengan wajah berpoleskan make-up yang sederhana, Dewi terlihat cantik dan sangat anggun, wajahnya yang jelita membuat semua orang terpana ketika melihatnya, termasuk aku.
" Subhanallah, kamu terlihat cantik dan anggun, Wi. Aku bak melihat sang bidadari yang Allah turunkan tiba-tiba dari langit." canda dan pujiku saat itu. Dewi hanya tersenyum dan tersipu malu, wajahnya pun sampai merah merona. Pria pendampingnya pun terpesona melihatnya, lalu duduk kembali menjaga pandangannya.
"Ka..." Mulutnya mulai terbuka memulai pembicaraan. Bang Fadly begitu mencintai Wi, dan Wi sangat beruntung mendapatkan suami seperti dia.
"Subhanallah..!!" .."Bang Fadly akan selalu setia sampai kapanpun walau apapun yang terjadi sama kami."
Kalimat itu masih terngiang sampai sekarang, masih melekat dan terekam bagus dalam otakku. Namun hingga saat ini, Allah belum memberikan seorang buah hati dalam pernikahannya, sehingga beberapa bulan yang lalu suaminya memutuskan untuk berpoligami. Terasa ditusuk sembilu hati ini ketika mendengar kabar itu. Awalnya Dewi menolak, tapi dengan dalih yang disertai dalil, Dewi coba ikhlas dan menerimanya.
Satu bulan berjalan, rumah itu bagai neraka bagi Dewi. Dewi tak kuat lagi ketika pakaian kerjanya disiapkan oleh wanita lain, sarapan yang biasanya ia siapkan dan masak sendiri dan sekarang diambil alih oleh wanita lain, bahkan membanding-bandingkan dirinya dengan wanita itu. Dan pada akhirnya, kesedihan Dewi membawanya bertemuku dikota ini, secara diam-diam.

0 komentar

Rindu Dari Kejauhan

Detak suara jam berbunyi begitu menghentak, terasa pelan tetapi tak terlihat jejaknya. Hari-hari yang kini ia lalui, sendiri dan takkan bisa seperti dulu lagi. Kini ia jauh dari sahabat sejati, sanak family bahkan masa kecil yang takkan bisa terulang lagi.
Ya, mungkin ini sudah tergaris dalam renung dan langkah duniawi. Disaat sang fajar menari menyambut pagi, di kala sinarnya pergi bersama datangnya malam sunyi, ia bertepi dan membayangi sosok perempuan nan sejati.
Dia, Ibu yang telah melahirkannya, membesarkannya, menuntunnya, bahkan yang mengatur langkahnya.
Tapi itu dulu, disaat dia ada disisinya, disaat ia ada dalam pandangan tajamnya, pandangan keindahan.

" Kriiiing, Kriiiing, Kriiiing....!! " terdengar suara yang bersumber dari handphone ia yang jadul.Padahal waktu masih menunjukan sekitar jam 4 pagi.
" Hallo, Assalamu'alaikum....!!" Sambil membuka mata yang masih terasa berat, dengan cepat ia angkat handphone itu, karena yang menelpon adalah Ibunya sendiri.
" Apa kabar Nak..?? dan bagaimana keadaanmu..?? " tanya Sang Ibu kepada buah hatinya.
" Alhamdulillah, baik dan sehat selalu, Bu...!! " Jawabnya dengan suara yang bertabur emosi.
Ya, emosi perasaan sebagaimana seorang anak yang sudah lama tidak mendengar suara ibunya sendiri.
" Bagaimana keadaan ibu, bapak, dan keluarga yang lain di sana...?? " Tanya sang anak kepada ibunya.
Sebelum beliau menjawabnya, sang anak merasa heran dan mulai berpikir.
" Ibu, ...Ibu, kenapa ?? Ibu sehat-sehat saja kan...?? " tanya sang anak kembali sekedar menumpahkan apa yang ada dalam pikirannya.
" Tidak ada apa-apa, dan Ibu baik-baik saja, Nak..!! "  jawab sang Ibu sambil terdengar sedikit prau dan serak basah seperti habis menangisi sesuatu.
" Syukur Alhamdulillah ..!! " jawab sang anak.
" Terus, kenapa suara ibu sedikit parau seperti habis menangis,?? "
" Ada apa sebenarnya,Bu..?? " tanya sang anak sedikit merasa heran dan cemas, takut ada sesuatu di balik tangisan itu.
" Ibu tidak apa-apa,Nak..!! Justru ibu menangis karena ibu bahagia.." Jelas sang ibu
" Maksudnya bahagia karena apa, Bu..?? " tanya sang anak yang masih merasa heran, kenapa ibunya menangis.
"
Ibu bahagia, Nak..!! "
"Ibu merasa berhasil mendidikmu menjadi anak yang mandiri..!! "
" Mungkin didikannya belum sempurna, tetapi hanya itu yang bisa ibu lakukan yang terbaik untukmu, dan masa depanmu, Nak." Sang ibu menjelaskan mengapa dia menangis.
" Ibu,...!!! "  
" Apapun yang ibu lakukan dan berikan untukku, takkan bisa tergantikan olehku, anakmu..!!
" Hanya satu yang mungkin bisa ku lakukan untuk ibu...!! " dengan bercampur rasa haru dan sedikit kalimat yang tertahan, sang anak membalas percakapan ibunya.
" Ibu takkan menuntut apa-apa darimu,Nak...!!
" Ibu hanya ingin yang terbaik untukmu dan hidupmu."
" Yang terbaik untukmu, terbaik juga buat ibu...." dengan kalimat ikhlas, sang ibu mengutarakan harapannya.
Suara lirih dan tangisan kecil mulai terdengar kembali di balik perkakas persegi empat yang di beri nama handphone.
Dan tidak terasa sang fajar mulai beranjak dari tidurnya.
" Terima kasih,Bu..!! "
" Tanpa bimbingan dan apa yang ibu berikan untukku selama ini, mungkin ku takkan bisa seperti ini..."
" Dan sampai kapanpun, kebaikan ibu takkan bisa tergantikan dengan apapun itu."  Balas sang anak sembari menghela nafas panjang dan mengusap mukanya dengan telapak tangan.
" Ya sudah,hari sudah siang "
" Ibu mau ke pasar dulu, dan bukannya kamu harus bekerja..?? "
" Jangan lupa, sesibuk apapun kegiatan kamu, jangan lupakan Shalat 5 waktu. "
" Makan teratur, dan hal penting lagi...Jaga kesehatanmu baik-baik,Nak..!!" kalimat dari sang ibu dengan memberikan saran-saran bermanfaat yang sedikit tergesa-gesa seakan hendak meninggalkan sebuah percakapan di pagi hari.
Mungkin sang ibu tahu, keduanya masing-masing punya kesibukan dan sudah waktunya mempersiapkan untuk melakukan aktifitas rutin.
" Iya, Bu..!! " Jawab sang anak dengan singkat.
" Tetapi sebelumnya, Ibu jaga kesehatan juga."
" Jangan terlalu capek, perbanyak istirahat."
" Dan ku akan berdoa setiap hari untuk keselamatan dan kesehatan Ibu,bapak dan keluarga yang lain." pintaku sebelum mengakhiri sebuah percakapan yang kurasa enggan ku akhiri.
" Kamu juga jaga kesehatan, Nak.."
" Terutama Jaga diri kamu baik-baik..!! " Kalimat terakhir dari suara sang ibu yang ku dengar dari kejauhan.
Dan tak terasa hari sudah mulai terang. Hari seakan bersemangat tuk melakukan aktifitas.

Dan menunggu perbincangan selanjutnya dengan Sang Penjasa Abadi, IBU.
 
;