0 komentar

Sejarah Dan 3 Tahun Berdirinya Bengkel Sabda



Sebenarnya, Indonesia tercinta kita ini masih menyimpan banyak sejarah dan rahasia yang belum semua orang ketahui secara menyeluruh terutama jejak sejarah masa penjajahan dijaman dahulu di Jakarta atau lebih dikenal dengan nama 'Batavia'.
Menitik beratkan pada minimnya pengetahuan tentang sejarah Jakarta, maka tepat tanggal 08 Juni 2014 atau bersamaan dengan perayaan hari jadinya Komunitas yang kami beri nama Komunitas Bengkel Sabda yang berkedudukan di Jakarta menyambangi 3 pulau yang bersejarah dipinggiran Ibukota Jakarta di Kepulauan Seribu.



Keberangkatan
Pulau Onrust


Perayaan 3 tahun berdirinya Bengkel Sabda di Jakarta mengambil tema "Togerherness,holidays and history" dengan konsep "One Day Trip on Islands".



Pulau pertama yang kami kunjungi adalah Pulau Onrust (bahasa Belanda) atau Unrest (bahasa Inggris) yang artinya tanpa istirahat.
Sejarahnya, Pulau Onrust atau Unrest ini dulunya adalah pusat persinggahan kapal-kapal para saudagar yang berasal dari daratan asia dan eropa. Jaman dulu, pulau ini menjadi basis penjajahan bangsa Belanda di Indonesia, dan menjadikannya sebagai pusat pengawasan bagi pulau-pulau yang berada disekitar, yang kini beralih ke Pulau Pramuka.
Hal yang bisa kita temui dipulau ini adalah Musium, makam keramat dan makam Belanda juga sumur air tawar yang jernih.

Pulau kedua dari perjalanan kami adalah Pulau Cipir atau Pulau Khayangan, dalam bahasa Belanda dikenal dengan nama 'Khurper'.
Sejarahnya, Pulau Cipir pernah diduduki oleh Belanda dan Jepang.
Hal bersejarah yang bisa kita temui adalah adanya bangunan-bangunan seperti barak untuk keberangkatan haji dan rumah sakit untuk karantina penyakit menular yang pelaksanaannya diawasi oleh Dinas Kesehatan RI pada masa itu.
Namun berbeda dengan masa penjajahan oleh Jepang, ruang-ruang yang ada dibangunan rumah sakit dijadikan sebagai tempat eksekusi mati bagi tahanan, entah disebabkan pengidap wabah penyakit menular atau yang membangkang.
Karena itulah, Pulau Cipir disebut juga Pulau Khayangan dikarenakan banyak nyawa-nyawa yang melayang oleh pemenggalan kepala dan juga hukum gantung yang dilakukan oleh bangsa Jepang.





Pulau yang ketiga adalah Pulau Kelor atau disebuit juga dengan nama 'Kherkof' yang artinya kecil, karena luas daratannnya tak lebih dari 2 hektar.
Pulau ini dulunya dijadikan sebagai pusat pertahanan terhadap tentara musuh yang tak lain adalah bangsa Portugis.
Peninggalan yang masih bisa ditemui adalah benteng pertahanan berbentuk bulat yang disebut dengan Benteng Martello yang dibangun diabad ke 17.
Tujuan dari bentuk benteng Martello yang berbentuk membulat adalah supaya dalam pertahanan bisa sembari bermanuver dikala musuh datang dari segala arah.
Sebagian dari benteng ini sudah luluh lantak akibat dari tsunami dan gempa letusan Gunung Kelud dan juga abrasi gelombang yang menghantam benteng ini.

Itulah sedikit sejarah yang bisa dipetik dari perjalanan dan perayaan 3 tahun berdirinya Bengkel Sabda, yang tahun ini Bengkel Sabda Jakarta mengambil 3 lokasi yaitu disebuah pulau yang bersejarah dimana dari pulau satu dengan pulau lainnnya mempunyai sejarah dan cerita tersendiri yang tak jauh halnya dengan kondisi Bengkel Sabda disetiap tahunnya.

Foto Bareng dipelatar Pulau Onrust

Duduk-duduk sambil menghirup udara segar

Foto Bareng diatas batu prasasti

Berjalan diantara makam Belanda


Adapun kegiatan yang dilakukan Bengkel Sabda Jakarta adalah menyusuri rimbunnya pepohonan dan sunyinya Pulau Onrust dengan mengambil moment-moment berharga dengan sebuah kamera.
Dipulau ini pula, kami menyantap hidangan makan siang yang telah disediakan panitia perjalanan "www.doyanjalan.com" yang sebelumya telah membantu kelancaran perayaan acara Bengkel Sabda Jakarta.


Makan siang dipulau Onrust

Melepas lelah dan istirahat sejenak, kami menuju Pulau Cipir atau Khayangan yang bisa ditempuh sekitar 15 menit dari Pulau Onrust.
Gerbang Utama Pulau Cipir
Batu Prasasti Pulau Cipir

Kemudian acara puncak perayaan kami pilih Pulau Kelor, dengan pemotongan nasi tumpeng atau nasi kuning sebagai simbol dari rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas apa yang telah diberikan-Nya demi kelancaran dan kebersamaan komunitas ini.

Foto Bareng di pasir putih
Pemotongan Tumpeng
Benteng Montello

Dari 3 perjalanan tadi, disimpulkan dan erat kaitannya dengan perjalanan sebuah komunitas bahwasanya dalam sebuah komunitas memerlukan sebuah 'proses', dimana kesuksesan dan keindahan serta kerukunan yang disertai komitmen dari hati akan terciptanya sebuah biduk yang kokoh dan berkelanjutan.

Semoga dan Amin.

"Dangs"



0 komentar

Hujan Tidurkanku


 Sunyi Senyap langit kelamku
Dingin rasa selimuti malam ini
Tetes air berjatuhan berurai syahdu
Kering lalu tanah berubah basah seketika

Genangan banyu terlihat nyata mata
Diantara aspal pekarangan rumah lusuh
Rapuhkan kerasnya batu kepalaku
Buyarkan jejak langkah para pejalan; pun diriku

Masih berlangsung kini
Bulir-bulirnya masih berjatuhan mengantri
Datang membabi buta, semena-mena
Menerjang dedaunan yang layu
Lalu jatuh, gugur tak berdaya

Atap rumah berlinang air dari hujan
Gemerciknya terdengar dari balik jendela
Sesekali hantarkan angin menyelinap ke kalbuku
Aku tertunduk, meremang kedua belah mataku.
0 komentar

Perang


Dentuman keras meriam menjelma
Letupan senjata mengena didada
Berlaras panjang digenggam tangan
Lumpuhkan raga sukma bernyawa

Satu persatu manusia terjatuh
Menebar ditanah bersimbah darah
Nyawa menghilang sangatlah gampang
Satu bidikkan mayat bergelimpangan

Tanah merah darah mengalir memerah
Berganti kering bau amis menyingsing 
Yang kuat yanf berkuasa jaya
Yang lemah yang terjamah musnah
0 komentar

Tahajud


Dalam tenang gelap aku menghadap
Manusia lain berlomba lelap mimpi
Ragaku tertunduk rapuh tiada berdaya
Beralas sejadah menyepi sendiri bersila

Sepi menyanyi malam didalam hati
Mendulang doa harap yang dipinta
Rintih merintih tangis iba berdosa
Menarik nafas ikhlas pasrah kepada-Nya

Hening malamku sujud disepertiga
Berkumandang hati menyapa memuja-Nya
Ayat-ayat kulontarkan pelan percuma daya
Bersujud sayup memohon ampunan

Tuhan yang kuasa tahta dihatiku
Kabulkan hamba duduk bersila
Sepertiga malam aku menengadah
Angkatkan tangan telapak terbuka

0 komentar

Rindu Dari Angkasa


Redup bukan berarti gelap....
Remang cahaya terbayang bersama cita dan cinta...
Saat sinarnya terbias jauh diangkasa sana...
Berpijar ketempat dimana kupernah berteduh...
Jauh diantara luas batas samudra...

Redup memang untuk sementara...
Ketika kaki dan tangan tak berpijak....
Merangkul dan melangkah saat bersama...
Saat itu, aku nyaman disisinya...

Rinduku...
Tergambar jelas diangkasa sana...
Hausku...
Seperti aliran sungai yang rindukan muara...
Senyumku kepadamu...
Seperti gumpalan awan putih yang bersinar dan bangga kilaukan cerita....
Meski kau dan aku sekarang jauh jarak yang harus ditempuh....

Aku akan tetap merindu...
Seperti punguk merindukan sang bulan...
Berjalan beriringan bersama cahayanya...
Terangi suasana pecahkan gundah gulana....
Hingga pagi menjelang kau tetap ada...

Rindu...
Kan kutitipkan padamu wahai angkasa....
Kata...
Kan ku goreskan melalui tinta....
Kata Rindu....
Kulayangkan pada kalian semua....

Malamku tidak pernah merasa sunyi...
Akan tetapi sampai detik ini, ragaku sepi...
Hari-hariku terkadang selalu berseri...
Tetapi mengapa, kutetap saja menyendiri....
Ingin aku seperti dulu....
Bebas dan kian bertepi....

Redup, Biaskanlah terangmu yang dulu....
Waktu, Berikan aku satu kesempatan itu....
Untuk menuju rumahku, istana jiwaku....

Aku rindu nyanyian dan irama nada....
Dari balik suara ketika hari mulai buta....
Aku rindu untaian kata-kata....
Yang terlihat jelas diatas kertas putih tanpa garis cerita....
Tentang sajak dan puisi yang terciptanya sebuah karya....

Teringat secangkir kopi yang kupesan....
Duduk bebas bersila nan bersahaja...
 Kepulan asap tembakau yang ku hisap....
Lalu bercerita riang tentang canda dan tawa....

Teringat saat dulu kita bersama....
Ringankan beban derita diantara sesama....
Hadirkan senyuman indah diwajahnya....
Usir malang, gelisah  dan juga lara....

Rinduku tersimpan rapi diatas sana....
Angkasa melihatmu tiada cela menjelma....
Ingin cepat berada kembali disana....
Hingga waktu memberiku tempat tuk berpijak...
Doa malam yang selalu ku panjat....

Terlalu banyak celah untuk merindumu....
Damai hati luas langkah kaki....
Berbagi bersama, berkreasi antara satu dengan lainnya...
Berkumpul dan bercengkrama seperti keluarga bahagia....

" Taukan rindu itu...??
  Rindu senyum dari hati..
  Yang lama tak terpandang
  dari sudut cahaya bintang "
(Rindu Dari Sudut Angkasa (Andini Novita) - Separasi Doa, Hal.88)

" Aku rindu teman lama...
  Itu saja...
  Bukan rindu akan alasannya "
(Rindu (Sigit Sugiharto) - Separasi Doa, Hal.47)



0 komentar

Pengamen Jalanan


Panas terik dari balik awan...
Menyengat seakan membakar tubuh mungilnya....
Debu jalanan tersapu kendaraan...
Bahkan dihempas angin yang bebas...
Bukan penghalang baginya harap melangkah...
Mencari secercah berkah dijamah...

Berdesak sesak mengisi celah didalam bis...
Berdiri tenang dengan dawai mini didadanya...
Petikkan nada harap sedikit sumbang suara...
Wadah kecil berbahan dari plastik...
Bekas gula-gula ditangan yang lainnya...
Sodor penderma sesaat usai lagu menggema....

Tak seberapa yang kami dapat, tuan....
Tidak sebesar apa yang kami harapkan...
Rezeki halal yang kami harapkan, tuan...
Bukan dari hasil jarahan tangan...

Tembang terukir, petikan gitar menyanyi...
Syair tertata, irama menyapa adanya...
Sedikit rezeki, itu yang ku damba...
Sebagai pengamen, aku lalui...

0 komentar

Pria Wanita



Diantara remang cahaya...
Sinar bulan penuh terpajang diatas sana...
Dipinggir jalanan, sudut kota tua metropolitan....
Pengais rezek itu tak henti untuk melambai...
Menegur bahkan mengajak untuk berkencan...

Sementara waktu terlewat...
Kenikmatan sesaat tercipta hebat...
Tak wajar, memang tidaklah wajar...
Pemuas syahwat, manusia laknat...

Diantara remang cahaya...
Berbagai dosa tercipta sempurna...
Para penjajak menghias rona muka...
Merubah wujud yang semula ada...
Dengan sosok lembut berbusana kebaya...

Menebar pesona sejak malam kian kelam...
Dipinggir jalan dan gedung berlampu suram...
Mengenakan busana tak semestinya disandang...
Bak sinden durhaka, lupakan kodrat jatidiri jiwanya...

Subhanallah...!!
0 komentar

Kolaborasi Imajiner

Ku buka kembali helai demi helai buku itu....
Diatas meja ruang tengah yang sederhana rumahku....
Perlahan kupandangi buku yang bersampul hitam kelabu....
Siluet sosok pendoa dengan lilin yang berpijar dihadapnya....

Halaman demi halaman perlahan ku buka.....
Sesekali kubaca meski tidak semuanya....
Kalimat-kalimat tersaji dengan apiknya....
Gaya bahasa dari tiap-tiap individu penulisnya....

Ya,,,,
Buku itu hasil kerja keras bersama....
Dari tiap niat dan usaha semampunya....
Jadi bacaan yang indah disetiap isinya....
Semoga inspirasi tercurah untuk semuanya.....

Kami menyebutnya "Separasi Doa"....
Apakah anda sudah memilikinya....???
0 komentar

Banjir Jakarta


Hujan yang turun sedari malam....
Tiada henti, malah kian menjadi....
Dingin bertambah semakin dingin....
Sepi kian semakin sunyi....

Malam itu,,,
Tak terdengar lagi lolongan hewan malam....
Detik itu,,,
Tak menggema pesta pora musik seperti biasanya....
Dan saat itu,,,
Hanya petir menggelegar seakan menyambar....
Tiupan angin kencang dari arah lautan....
Percikan air hujan yang jatuh dilantai alas tanah....
Perdengarkan aku secara bersamaan, beriringan, berselingan....
Hingga sang surya membuka tabirnya dari hulu sana....
Terangpun telah terbuka nyata.....

Kusibak tirai jendela dari kamarku....
Perlahan lalu sinar terangnya masuk keruang hatiku...
Silau dan akupun memandang kesalah satu dinding....
Dimana waktu berdetak seperti denyut dalam nadiku....

Ya Tuhan,,,,,
Sudah jam 07 pagi ternyata.....
Waktuku telah hanyut terbawa arus mimpi kalut...
Mukaku kusut serupa bayang wajahku didalam cermin butut....
Tidak masuk kerja dihari selasa....
Aku kesiangan......!!!

Selintas terdengar lirih, isak tangis seorang ibu tua....
Mengais buah hatinya dengan dandanan seadanya....
Meratapi harta benda yang hilang terbawa air bah...
Air sisa akan hujan semalam...

Sejenak, kotaku seperti lautan....
Air menguning terhampar luas dipelataran jalan....
Jalanan beraspal seakan menghadirkan sial...
Roda-roda penggerak terhenti seketika ditengah jalanan....
Tak berkutik, terjebak oleh kebingungan....
Sang empunya, enggan untuk meninggalkan.....

Kotaku malang....
Kotaku tergenang....
0 komentar

Bahagia Untukmu


Mungkin,,,
Aku tak sebebas mentari disana....
Menyinarimu dalam kelam hari-harimu....
Mungkin,,,,
Aku tak seperti kilau cahayanya....
Menghangatkanmu disetiap dinginnya jiwamu....

Jika Aku,,,,
Seperti bulan yang bersinar....
Mungkin akan terangimu dalam gelapnya malam....

Jika aku,,,,
Seperti bintang angkasa yang berkilau....
Mungkin akan memberimu keindahan disetiap harimu....

Seandainya pelangi itu adalah aku.....
Akan ku berikan warna-warni kebahagiaan untukmu....
Seandainya burung yang terbang adalah aku....
Akan kubawa kemana engkau mau....

Sungguh,,,,
Aku tidak sempurna.....
Tidak bisa berikanmu sebuah cita....
Jujur,,,,
Aku manusia biasa....
Aku bukan dewa....
Aku hanya inginkan kau bahagia.....
Melihatmu tertawa.....
Tersenyum penuh canda....
Bahagia dengan suka....
Ceria tanpa lara.....

Sungguh,,,,
Aku tidak sempurna....
Yang ingin mendambamu....
Hidup bahagia.....
Selamanya......
0 komentar

Maafmu Laksana.....

Bagiku,,,,
Tiada berbeda malam ataupun siang....
Gelap kian terasa semakin hitam....
Terang cahaya hilang bersama kelam....

Aku tertunduk diam diatas bangku rapuh....
Tak sanggup kumelihat pelangi dihidupku....
Hanya diam menerawang lalu membisu kaku...
Entah apa yang ada dalam benakku saat itu....
Untuk apa kulakukan geliat yang semuanya semu....

Aku hanya bisa menangis dikeheningan malam pekat...
Merintih dalam hati sesal yang telah ku perbuat....
Tetes airmata temaniku seraya doa kupanjat....
Diantara sesal dan harap bahagia ku dapat....

Bagiku,,,,
Tiada berbeda malam ataupun siang....
Berjalan didalam kegelapan masa suram....
Hanya diam ketika terang itu datang....
Aku melangkah, memilah dan semua itu salah....
Ketika gerak dan kata sempat tercurah....
Meredam amarah untuk hadirkan sebuah gairah....

Satu persatu kutuntaskan jalan itu....
Perlahan kuakui dosa yang berlaku....
Tutur kata, gerak daya dan tatapan muka....
Aku pasrah dan berserah padamu yang kupersalah....

Maafmu,,,,
Seluas samudera kupinta.....
Maafmu,,,,
Sebebas udara kudamba....

Semoga....

0 komentar

Pengaruh Bacaan Al-quran Pad Otak,Syaraf dan anggota Tubuh Lain

"Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur'an...".

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.

Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur'an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur'an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur'an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an.
Al-Qur'an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997.  Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur'an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.


Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur'an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita.

Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur'an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur'an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mumpung waktunya lagi pas (kita sedang berada di bulan diturunkannya Al-Quran), ayo semakin rajin membacanyaaaa!

Maha benar Allah yang telah berfirman,
"Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah denga
tenang agar kamu mendapat rahmat" (Q.S. 7: 204).


Sumber : jurnalhajiumroh.com
0 komentar

Kebiasaan Buruk Menggunakan Gadget

Jujur hayoo... terlalu lelah dengan pekerjaan, tugas sekolah, keluarga, dan sebagainya sering membuat kita lupa untuk memelihara kesehatan gadget apalagi diri kita. Tanpa disadari, kita pun juga sering melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk di bawah ini yang tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain. Ini diaaaaa...

Membiarkannya kotor.  

Pernahkah Sobat membayangkan kalau di gadget tertempel banyak sekali kotoran-kotoran yang mengerikan. Kebiasaan membawa telepon genggam ke kamar mandi misalnya, membuat handphone memiliki risiko terpapar feses. Selain itu, keyboard HP ternyata memiliki kuman 60 kali lebih banyak dari toilet umum. So... bersihkan gadget secara rutin agar ia tetap awet dan kita pun tetap sehat.

Tidak menyimpan data dengan benar.   

Banyak di antara kita tidak memiliki back up data yang disimpan dalam gadget, terutama telepon  genggam. Padahal, hal ini sangat penting untuk dilakukan, karena tentu kita tak ingin kenangan berharga seperti foto ataupun video itu hilang suatu saat, bukan?

Bekerja dalam kondisi buruk.  

Duduk berjam-jam di depan komputer, baik di kantor ataupun di rumah tidaklah baik untuk tubuh. Ditambah lagi dengan posisi monitor yang buruk, kursi yang tidak menyangga punggung, maupun meja yang terlalu kecil untuk mendukung pekerjaan sudah cukup baik untuk membuat tubuh kita  merasa kaku,
pegal, bahkan sakit.

Terlalu terobsesi.  
Tanpa sadar, kita selalu mengecek telepon genggam setiap beberapa menit sekali, padahal ada keluarga, sahabat, atau rekan kerja di hadapan kita. Coba deh matikan hape pada saat-saat penting, seperti makan malam atupun rapat. Kurangi juga volume suara ketika bercakap-cakap di tempat umum, agar tak mengganggu orang-orang di sekitar.

Lupa diri ketika bermain game.  

Hampir semua orang lupa diri dan lupa waktu jika sudah bermain game, terutama jika telah merasa sudah akan naik ke level -->. Entah sudah berapa kali mengatakan kepada diri kita  untuk menyudahi permainan ini jika sudah naik level, tapi kenyataannya kita masiiiih aja berada di depan layar hingga berjam-jam setelahnya. Tidak beristirahat untuk sekadar melakukan peregangan tubuh dan membiarkan darah mengalir dengan baik di tubuh dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Duduk terlalu lama juga dapat berbahaya bagi jantung dan menciptakan penggumpalan darah. Wah, serem kan?

Tidak mematikannya dengan benar.  

Terutama pada laptop, yang sering kita biarkan dalam posisi menyala hingga semalaman. Padahal, mematikan benda ini dengan benar berarti membiarkan mesin laptop tetap sehat dan tahan lama.

Membawanya ke tempat tidur. 

Ini adalah kebiasaan buruk lain yang sering kita lakukan. Padahal, membawa gadget ke tempat tidur dapat menyebabkan gangguan pada tidur. Cahaya yang terpancar dari alat-alat tersebut akan memberikan sinyal pada otak bahwa hari sudah pagi, sehingga menyulitkan tubuh untuk jatuh terlelap.

Password terlalu lemah.  

Sadarkah bahwa password yang kita miliki terkadang terlalu lemah sehingga memungkinkan untuk mudah dibajak oleh pihak lain? Tidak sedikit orang yang telah dibajak akun personalnya baik itu email maupun di media sosial, karena password mereka yang terlalu mudah diketahui.


Nah, mulai sekarang... yuk bergadget ria secara bijak dan sehat!


Sumber :  [Mizan.com]
0 komentar

Nasa Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat

Maha Suci Allah... kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat:

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).
Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya di bawah.

Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).


MATAHARI TERBIT DARI BARAT DIBENARKAN ILMUWAN FISIKA 


Ilmuwan fisika Ukraina, masuk Islam karena membuktikan kebenaran Al-qur’an bahwa putaran poros bumi bisa berbalik arah. Namanya Demitri Bolykov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke-Islam-annya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimana fisika bisa mendorang Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori modern yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Nabi Saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.
Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya, fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat!

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda, ”Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya.” (dari kitab Islam wa Qishshah).


Sumber :  jadiberita.com
0 komentar

Sejarah dan Tips Merawat Batik

Sahabat! Sejak 2009, UNESCO menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Sedunia. Nah, mumpung momentnya pas, Nida mau sedikit share all bout batik--pakaian kebanggan Indonesia--ah, terutama sejarah dan tips merawat batik. Pasti penasaran, doooonk? Yuk lanjut baca!

* Sejarah Batik di Indonesia

Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta.

Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja . Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjuangan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedagang Muslim melawan perekonomian Belanda.
Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal di luar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan di tempatnya masing-masing.

Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri.

Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai tediri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur.

Jaman Majapahit. Batik yang telah menjadi kebudayaan di kerajaan Majahit, ditelusuri di daerah Mojokerto dan Tulung Agung. Mojokerto adalah daerah yang erat hubungannya dengan kerajaan Majapahit semasa dahulu dan asal nama Majokerto ada hubungannya dengan Majapahit. Kaitannya dengan perkembangan batik asal Majapahit berkembang di Tulung Agung adalah riwayat perkembangan pembatikan di daerah ini, dapat digali dari peninggalan di zaman kerajaan Majapahit. Pada waktu itu daerah Tulungagung
yang sebagian terdiri dari rawa-rawa dalam sejarah terkenal dengan nama daerah Bonorowo, yang pada saat bekembangnya Majapahit daerah itu dikuasai oleh seorang yang benama Adipati Kalang, dan tidak mau tunduk kepada kerajaan Majapahit.

Diceritakan bahwa dalam aksi polisionil yang dilancarkan oleh Majapahati, Adipati Kalang tewas dalam pertempuran yang konon dikabarkan di sekitar desa yang sekarang bernama Kalangbret. Demikianlah maka petugas-petugas tentara dan keluarga kerajaan Majapahit yang menetap dan tinggal di wilayah Bonorowo atau yang sekarang bernama Tulungagung antara lain juga membawa kesenian membuat batik asli.

 

* Tips Merawat Batik

Agar warna batik berbahan sutra dan serat tidak cepat pudar, awet dan tetap tampak indah. Mencuci kain batik dengan menggunakan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan dulu shampo hingga tak ada lagi bagian yang mengental. Setelah itu baru kain batik dicelupkan.

Juga bisa menggunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang dijual di pasaran. Pada saat mencuci batik jangan digosok. Jangan pakai deterjen. Kalau batik tidak kotor cukup dicuci dengan air hangat. Sedangkan, kalau kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau bila kotor sekali, seperti terkena buangan knalpot, noda bisa dihilangkan dengan kulit jeruk dengan mengusapkan
sabun atau kulit jeruk pada bagian yang kotor.

Sebaiknya juga tidak menjemur kain batik di bawah sinar matahari langsung (tempat teduh). Kain batik jangan dicuci dengan menggunakan mesin cuci. Tak perlu memeras kain batik sebelum menjemurnya. Namun, pada saat menjemur, bagian tepi kain agak ditarik pelan-pelan supaya serat yang terlipat kembali seperti semula.

Sebaiknya hindari penyeterikaan. Kalaupun terlalu kusut, semprotkan air di atas kain kemudian letakkan sebuah alas kain di bagian atas batik itu baru diseterika. Jadi, yang diseterika adalah kain lain yang ditaruh di atas kain batik.

Disarankan untuk menyimpan batik dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini terlalu keras sehingga bisa merusak batik. Sebaiknya, almari tempat menyimpan batik diberi merica yang dibungkus dengan tisu untuk mengusir ngengat. Alternatif lain menggunakan akar wangi yang sebelumnya dicelup dulu ke dalam air panas, kemudian dijemur, lalu dicelup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi kering, baru digunakan

Sebaiknya juga tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.

Bila ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kainnya. Sebelumnya, tutupi dulu kain dengan koran, baru semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain.



Sumber :  pesonabatik.site40.net
0 komentar

Redam Stress Dengan Membaca


Sahabat hobi membaca? Kalau iya... good! Kegemaran yang satu ini tak hanya dapat menambah wawasan tapi juga bisa menjadi solusi jitu dan murah untuk meredam stres. Membaca meskipun hanya selama enam menit diyakini para peneliti dapat merelaksasikan pikiran dan mengurangi tingkat stres yang kita alami.

Cara ini terbilang sangat jitu dan bekerja dengan cepat bila dibandingkan dengan metode lainnya seperti mendengarkan musik, berjalan-jalan atau berdiam diri sambil menikmati suguhan secangkir teh.

Para psikolog meyakini hal ini terjadi karena pada saat membaca, pikiran seseorang akan terpusat dan berkonsentrasi pada bahan bacaan sehingga tekanan pada otot dan jantung mengendur. Penelitian itu dilakukan oleh para peneliti dari Unversitas Sussex,Inggris dengan melibatkan sejumlah responden.

Para responden yang diketahui sedang mengalami stres diberikan berbagai pilihan metode tradisional penghilang stres. Hasilnya menunjukkan, stres yang diderita berkurang hingga 68 persen pada saat mereka membaca. Responden hanya perlu membaca dengan tenang selama 6 menit untuk menurunkan kecepatan detak jantung, tensi darah serta ketegangan otot.

Sementara metode lainnya seperti mendengarkan musik hanya dapat mengurangi tingkat stres sebanyak 61 persen, menikmati secangkir teh atau kopi hangat hanya 54 persen, berjalan-jalan hanya mampu mengurangi stres 42 persen dan bermain video games hanya 21 persen.

Menurut Dr Lewis, selaku pemimpin riset, membaca merupakan cara terbaik untuk melupakan sejenak kenyataan-kenyataan yang tidak menyenangkan terutama saat menghadapi perekonomian yang serba tidak menentu ini. Lebih lanjut ia juga mengatakan, tak masalah jenis buku apa yang dibaca, asalkan kita  terpikat dan terlarut dalam bacaaan tersebut maka akan terhindar dari rasa gelisah dan stres yang menghantui hari-hari.

“Melarutkan diri ke dalam buku bacaan merupakan cara terbaik untuk relaksasi,” ujar Dr Lewis.

Ayooo... yang masih males baca, yuk deh mulai sekarang makin rajin! 



Sumber : asalasah.blogspot.com
0 komentar
Ingin menjadi penulis hebat, tetapi nggakpernah bisa menuliskan ceritamu dengan baik? Punya banyak ide menakjubkan, tapi selalu berhenti di tengah-tengah? Banyak sekali alasan-alasan yang membuat seseorang berhenti menulis. Padalah semuanya hanyalah alasan klise, dan bisa ditangani dengan niat yang kokoh dan juga komitmen.

Berikut tujuh hal yang sering dijadikan alasan bagi kebanyakn kita untuk tidak melanjutkan tulisannya. Apakah tujuh hal ini juga terjadi pada Sobat Nida? Hmmm... semoga enggak yaaa...

Tak ada perlengkapan hebat

Penulis-penulis hebat menuliskan kisah-kisah mereka dalam pena bulu yang terbuat dari angsa emas. Atau dengan pena mahal, di bawah sebuah pohon rindang yang dikelilingi oleh rerumputan dan padang bunga yang harum. Banyak orang yang terlalu penasaran mengenai alat-alat yang digunakan para penulis hebat untuk menuliskan cerita mereka. Kenyataannya, semua hal itu bukanlah masalah. Jika nggak mendapatkan inspirasi ketika menulis dalam selembar kertas putih, maka cobalah menggantinya dengan kertas lain. Yang membuat seseorang menjadi penulis hebat bukanlah peralatannya, tetapi kemampuan mereka untuk terus menulis. Kapanpun, dimanapun, dengan alat apapun.

Kalimat pembuka yang sangat buruk

Percaya atau nggak, kalimat pembuka yang buruk justru merupakan anugerah yan
arus disyukuri. Kenapa? Karena kita akan menulis kalimat-kalimat dengan lebih baik lagi.

Takut diprotes

Mungkin kita merasa takut jika karakter dalam cerita kita terlalu mirip dengan orang dekat yang dikenal
— mungkin keluarga atau rekan, dan kita merasa takut jika mereka tersadar dan melancarkan serangan pada kita. Ketika pikiran kita mulai mengkhawatirkan hal-hal semacam itu, fokuslah pada tulisan sendiri. Rangkai kata demi kata sebaik mungkin sesuai dengan yang ingin dituliskan, karena hanya itulah tugas sebagai seorang penulis.

Merasa terlalu tua

Tidak ada kata terlalu tua untuk menuliskan kisah kita sendiri. Buktinya, penulis pemenang penghargaan Pulitzer dan Nobel, Toni Morrison, baru mempublikasikan buku pertamanya di usia 39 tahun. Anggap saja harus merasakan dan hidup di dalam cerita kita itu, sebelum benar-benar bisa menuliskannya.

Takut tak akan selesai

Salah satu ketakutan para penulis, khususnya pemula, adalah bahwa mereka nggak akan sanggup menyelesaikan buku yang sedang ditulis. Setelah menulis beberapa bab yang seru dan menakjubkan, tiba-tiba saja inspirasi itu hilang dan tulisan pun berhenti begitu saja. Ada seorang penulis yang telah menuliskan bab pertama dari bukunya selama 40 tahun, lalu ia merasa bahwa ia tidak akan bisa menuliskan bab-bab selanjutnya. Untuk mengatasinya, bisa berkomitmen pada diri kita, misalnya untuk
menulis 100, 200, atau 500 kata per hari. Novelis sekaligus jurnalis terkemuka dari Inggris, Graham Greene misalnya, hanya menulis 500 kata dalam sehari. Ia akan berhenti menuliskannya, meskipun ketika itu sedang berada di tengah-tengah kalimat.

Takut ditolak

Setiap kita memiliki sebuah kisah petualangan hebat, yang akan memukau semua orang. Kita juga telah menceritakan sebuah kisah romantis yang akan membuat orang terharu sekaligus berdecak kagum. Namun, kita merasa takut jika tak ada penerbit yang berniat untuk menerbitkan buku tersebut. Atau telah mencoba untuk mengirimkan naskah-naskah itu tapi tidak ada yang berhasil. Jangan berhenti menulis hanya karena hal itu, karena kini sudah banyak fitur penerbitan buku secara mandiri atau yang biasa disebut dengan self publishing. Jangan lupa juga, bahwa internet telah memberikan banyak kemudahan bagi diri manusia. Kita bisa memasukkan tulisan ke dalam blog dan biarkan jutaan orang di luar sana membaca tulisan kita.

Merasa bahwa orang lain mampu menulis dengan lebih baik

Ketika sedang menulis suatu cerita, mungkin saja kita berpikir bahwa banyak orang di luar sana yang telah menuliskan kisah yang sama, bahkan dengan jauh lebih baik. Namun, camkan satu hal dalam diri, bahwa tidak ada seorang pun yang memiliki cara menilai sesuatu sama seperti kita atau mendeskripsikan suatu kejadian sama dengan kita. Tulislah cerita yang benar-benar ingin kita tulis. Pikirkan tentang suatu cerita yang ingin sekali kita baca, tapi tak pernah ada. Dengan demikian, kita akan bisa menuliskan sebuah cerita yang hanya kitalah yang  mampu menuliskannya.


Oke... semangat terus dan jangan berhenti ya nulisnya...


Sumber: [Mizan.com]
0 komentar

Tips Menjadi Penulis Sukses

Sahabat pasti sudah sering dengar bahwa satu kata kunci sakti mandra guna untuk bisa menulis dengan baik, adalah kita perlu berlatih sebanyak dan sesering mungkin. Kita bisa menulis di blog pribadi atau di buku harian. Yang penting lakukan hal itu dengan tekun dan konsisten. Sejutaaaa?

Berikut ini sepuluh tips penting lainnya dari Indria Salim, anggota komunitas Penulis Perempuan Women Script:

• Menulis dengan ringkas, padat dan sekaligus menarik. Semakin sering menulis, semakin terampil kita menggunakan kata atau kalimat yang relevan saja. Tidak ada kata-kata yang tersaji tanpa arti. Satu kata akan menambah makna tulisan kita. Ini bukan sekadar menambah jumlah halaman.

• Menulis sebaiknya tidak dilakukan sambil mengedit. Itu dua tahap yang sebaiknya dilakukan terpisah.

• Bagilah tulisan dalam beberapa paragraf pendek. Idealnya, satu paragraf itu mengungkapkan satu ide pikiran. Pecah-pecahlah panjang dan struktur kalimat sedemikian rupa agar tidak membosankan pembaca. Kalimat-kalimat yang runtut dan tidak berbelit-belit akan memberi kenyamanan pembaca tulisan kita.

• Menulis dengan jelas. Ini juga bisa berarti menulis dengan spesifik, tidak mengawang
atau melebar tanpa relevansi dengan topik yag dibicarakan. Pembaca akan kesal setengah mati saat terjebak dengan bacaan yang tidak jelas isinya. Ingatlah bahwa pembaca tidak selalu punya banyak waktu.

Sebuah novel yang tebal, kalau isinya menarik dan mengikat minat pembaca itu jelas berbeda dengan sebuah tulisan sependek satu halaman yang menuai cercaan pembaca karena isinya yang tidak jelas bagi pembaca.

• Pentingnya bahasa yang komunikatif. Menulislah seakan sedang berbicara – alami dan tanpa berpretensi sok tahu dengan memakai bahasa ilmiah. Ini berlaku untuk banyak ragam tulisan, baik fiksi atau non-fiksi. Perkecualian bisa dipahami apabila kita menulis buku pelajaran atau bahan studi (textbook). Hindarilah istilah yang hanya diketahui oleh kalangan tertentu (jargon).

• Menulis dengan pesan yang kuat. Ini bisa dilakukan bila kita mengembangkan tulisan berdasarkan ide pokok yang jelas.

• Tunjukkan pembaca tentang sesuatu, bukan menceritakannya. (Show, don’t tell). Dalam tulisan non-fiksi, ini bisa dilakukan dengan menulis hal-hal secara spesifik, tidak mengambang atau abstrak. Itu sebabnya kalimat pendek, tapi menyajikan fakta lebih disarankan daripada kalimat panjang berbelit dengan pokok ide yang kabur.

Dalam tulisan fiksi, ini dilakukan dengan memberi deskripsi tentang suatu keadaan atau karakter. 

Contoh: "Anak kecil itu pakainnya lusuh dan compang-camping. Melihatnya membuatku teringat wajah kakek berumur 80 tahun, kulit keriput, rambutnya tipis dan pudar warnanya."

• Menulis dengan jujur. Jadilah diri sendiri. Ini akan tercermin dari cara
kita mengungkapkan pokok pikiran yang kita yakini kebenarannya. Kejujuran yang terungkap dalam kesederhanaan menulis akan menjadi kualitas tulisan itu sendiri. Maka kita akan terhindar dari keinginan menulis berbunga-bunga dan mengada-ada dan tidak menambah arti atau kejelasan.

• Menulis dengan bersemangat namun penuh pengendalian diri. Ini sebuah paradoks.  Bersemangat menyampaikan apa yang kita inginkan agar diketahui pembaca. Mengendalikan diri untuk menulis semua hal yang mungkin tidak berhubungan dengan pokok pikiran.  Ini paradoks dari menulis dengan semangat tak terkendali.

• Membaca dan membaca. Kita harus berbelanja dulu sebelum bisa menjual barang bagus. Ini hanya ungkapan bahwa agar bisa menulis bagus, kita perlu membaca buku-buku bermutu sebagai perluasan wawasan dan kemampuan apresiasi tentang tulisan yang bagus itu.

Demikian, selamat menulis dan semoga kita semua menjadi penulis berhasil. 



Sumber : [Indria Salim/republika.co.id]
0 komentar

Soal Rambut dan Cara Merawatnya

Setiap orang memiliki jenis rambut yang berbeda. Nah, agar kamu dapat merawat rambutmu secara tepat, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengenali tipe rambutmu. Setelah itu, pilih produk perawatan yang tepat untuknya. Ada tiga jenis rambut, yaitu sebagai berikut.
Rambut normal > Tampak indah dan sehat.
Rambut berminyak > Disebabkan oleh produksi minyak berlebihan di kulit kepala. Rambut terlihat kusam, lepek, dan sulit dibentuk karena minyak membuat rambut lebih berat. Minyak yang berlebih pada rambut menyebabkan debu mudah menempel sehingga rambut menjadi lebih mudah kotor dibandingkan rambut normal.
Rambut kering > Jenis rambut ini disebabkan karena produksi minyak di kulit kepala kurang. Rambut terlihat kering dan rapuh karena tidak terlindung dengan baik.

PERAWATAN KULIT KEPALA

Kesuburan dan kesehatan rambut sangat dipengaruhi oleh kesehatan tubuh dan mental. Jika tubuhmu kekurangan gizi, dapat dipastikan pertumbuhan rambut juga akan terkena dampaknya. Kekurangan gizi dapat menyebabkan rambut rontok, tipis, atau patah-patah. Gangguan mental seperti stres juga membawa dampak negatif pada pertumbuhan rambut. Stres yang berlebihan akan mengganggu keseimbangan hormon dan menjadi penyebab kepitakan.
Selain kedua hal di atas, hal lain yang memengaruhi kesehatan rambut adalah faktor lingkungan dan faktor kebiasan orang yang bersangkutan. Faktor lingkungan, misalnya kelembaban udara dan sengatan sinar matahari. Kelembaban udara yang cenderung rendah dapat membuat kulit kepala menjadi kering karena level sebum menurun. Hal itu membuat kulit menjadi kehilangan kelembaban. Sementara, faktor
kebiasaan orang yang bersangkutan, misalnya menggunakan produk yang seharusnya tidak digunakan pada rambut, seperti menggunakan sabun mandi/sabun cuci untuk keramas.
Creambath
Sebenarnya, langkah perawatan rambut yang paling mendasar sangat sederhana, yaitu keramas dengan sampo. Namun, walaupun kita rajin keramas, sering kali masalah rambut, seperti rontok, kasar, dan bercabang tidak terelakkan. Itu artinya rambut perlu perawatan lain yang lebih intensif, seperti creambath. Creambath dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan serta menghindari rambut tampak kusam. Creambath juga dapat membuat rambut kamu lembut dan mudah diatur.
Namun, banyak cewek merasa bahwa creambath seminggu sekali di salon itu makan waktu dan mahal. Padahal, mereka juga ingin punya rambut yang lembut dan mudah diatur seperti habis creambath setiap hari.

Berikut ini cara mudah creambath di rumah.

• Sebelum acara creambath dimulai, cucilah rambut terlebih dahulu dengan sampo yang sesuai dengan jenis rambut. Lalu, keringkan dengan handuk hingga setengah kering.

• Bagi rambut menjadi empat bagian. Bagian belakang dibagi menjadi dua bagian, atas, dan bawah. Kemudian, dibagi lagi menjadi dua sisi, kiri dan kanan.

• Olesi kulit kepala pada setiap bagian rambut dengan krim creambath. Arah pengolesan sebaiknya dilakukan dari atas ke bawah dan disertai pijatan ringan.

• Setelah semua bagian selesai diolesi, pijatlah kepala secara teratur, lembut dan perlahan selama kurang lebih 5—15 menit.

• Satukan rambut di bagian atas kepala. Lalu, bungkuslah kepala dengan handuk yang telah direndam air hangat, sebagai pengganti alat pemanas (steamer). Lebih praktis lagi kalau handuk kamu panaskan dengan magic jar (tentu saja yang tidak ada nasinya!). Diamkan beberapa saat. Bila handuk mulai mendingin, segeralah ganti dengan yang hangat. Lakukanlah secara berulang-ulang selama 10—15 menit.

• Cuci rambut kembali hingga bersih. Bila kandungan lemak dalam krim yang digunakan terlalu pekat, gunakan sampo untuk pencucian. Setelahnya, kamu dapat menggunakan hair tonic untuk melengkapi perawatan.


Sumber :
Buku Pintar Cewek Pintar : Everything a Girl Must Know
0 komentar

Setiap Orang Punya Kelebihan

Seekor kura-kura terlihat sedang berjalan sendirian di tepi hutan, ia berjalan lamban dan kurang bersemangat. Rupanya ia iri dengan kemampuan si Rusa yang bisa berlari cepat sedangkan ia hanya bisa berjalan lamban sekali. Si rusa mengabarkan bahwa si Raja Hutan sedang kelaparan dan ingin memangsa siapa saja yang ditemuinya.
Melihat si Kura-Kura yang lamban ia mengatakan, wah kalo si Raja Hutan bertemu denganmu pasti kamu akan menjadi santapannya, karena berlari saja kamu tidak mampu. Mendengar perkataan si Rusa maka Kura-Kura pun minta tolong untuk diajarkan bagaimana cara berlari cepat sehingga bisa terhindar dari ancaman si Raja Hutan.
Rusa pun mengajarkan cara berlari yang cepat untuk menghindar dari terkaman si Raja Hutan. Kura-kura belajar siang dan malam tanpa lelah, namun meskipun berusaha sekeras mungkin tetap saja ia berlari tidak secepat rusa.
Suatu hari, tanpa sengaja si Kura-Kura bertemu dengan si Raja Hutan. Melihat si Raja Hutan yg sedang kelaparan dan siap memangsanya, si Kura-Kura berlari secepat yg ia bisa, namun jalan si Kura-Kura terlihat malah aneh dan si Raja Hutan malah tertarik untuk menangkapnya. Ia pun menangkap dan mempermainkan si Kura-Kura dengan cakarnya yg tajam. Akhirnya si Kura-Kura pasrah dan menarik seluruh anggota tubuhnya ke dalam tempurung sambil berdiam diri menunggu eksekusi si Raja Hutan.

Si Raja hutan berusaha dengan segala cara untuk menghancurkan tempurung Kura-Kura dengan kukunya yang tajam, dan dengan gigitan-gigitannya, namun
tempurung itu sangat kuat, kokoh laksana baja. Akhirnya si Raja Hutan menyerah dan meninggalkan Kura-Kura bersama tempurungnya.

Kejadian itu rupanya diamati oleh seekor monyet yang ada di atas pohon. Si Monyet memberitahu Kura-Kura bahwa ia selamat dan si Raja Hutan telah meninggalkannya dengan frustasi. Beruntung kamu Kura-Kura karena kamu mempunyai tempurung yang kuat sebagai pelindungmu, tanpa harus berssusah payah untuk lari atau memanjat pohon seperti kami, ujar si Monyet.
Sobat Nida, sering kali kita iri akan kepandaian, kelincahan, kesupelan yang dimiliki oleh orang lain, dan kita hanya melihat diri sendiri lambat, tulalit, kere, dllsb. Nah... Gara-gara keluhan kayak begitu, kita sering dibuat lupa oleh kelebihan yang sebenarnya kita miliki, yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain yang lebih cakep, lebih tajir, lebih pintar, lebih alim, dan terlihat lebih segala-galanya dari diri kita.

Sama seperti kura-kura yang sekuat apapun berlari tidak mungkin mengungguli kecepatan lari rusa, diri kita pun telah didesain oleh Allah dengan berbagai kekurangan dan kelebihan, Sob! Bisa jadi kita lemah dan oon banget di bidang Matematika, tapi kita sangat jenius di bidang melukis dan menggambar.

Atau... bisa jadi sebanyak apapun kita menulis cerpen, nggak bakal se-nyastra cerpen karya mantan pemred Annida, mbak Helvy Tiana Rosa dan Bang Iyus misalnya. Akan tetapi, tetap saja akan ada kemungkinan orang-orang yang tercerahkan dan terhibur membaca cerpen tulisanmu yang ngocol dan ngebanyol. 
Who knows?


Tips Mengetahui Kelebihan Diri

- Bidang apa saja sih yang kita senangi? Sesuatu yang penuh gairah dan semangat kita lakukan. Tanpa harus diminta atau disuruh, kita akan melakukannya secara sukarela tanpa dibayar, bahkan kita mau mengeluarkan uang untuk apa yang kita lakukan. Inilah yang disebut dengan hobi.

- Seseorang yang punya hobi tertentu akan melakukannya dengan sepenuh hati. Misalnya orang yang hobi memelihara tanaman, dia rajin menyiram dan merawat tanaman setiap hari. Dia rela mengeluarkan uang berapapun untuk membeli tanaman, pupuk, alat-alat dan semacamnya. Hobi bisa membawa kebahagiaan dan juga penghasilan. If we do what we love, then money will follow.

- Bertanya kepada orang terdekat! Orang yang cukup tahu diri kita adalah orang terdekat. Bisa orang tua, kakak-adik, saudara, keluarga, atau teman. Merekalah yang tahu tentang diri kita dari kecil sampai dewasa. Jadi mereka sedikit banyak tahu apa potensi diri kita. Terkadang kita tidak menyadari potensi yang kita miliki, perlu orang lain untuk membantu menyadarkan.

- Mencoba hal-hal baru! Begitu banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Wawasan, pergaulan dan keberanian yang terbataslah yang menghambat kita untuk melakukannya. Kita bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kita lakukan. Tentu saja yang kita lakukan tidak boleh melanggar hukum yah. Dengan mencoba banyak hal, mungkin kita akan menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi.

- Banyak membaca, melihat dan merasakan. Dengan begitu akan banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Bacaan dan tontonan yang kita sukai itu bisa jadi adalah sebuah potensi. Jika kita suka membaca perkembangan dunia komputer, internet dan semacamnya. Kita bisa menjadi ahlinya, asalkan terus konsisten untuk menambah pengetahuan.

Potensi diri itu harus digali, sama seperti minyak bumi. Tidak ada minyak yang berada di atas tanah. Kita harus mencari lokasi yang tepat untuk menggali minyak. Kedalamannya pun tidak selalu sama. Ada yang cepat ditemukan, ada juga yang perlu menggali lama karena minyaknya ada jauh di kedalaman.
Tidak ada manusia yang lahir ke dunia langsung menjadi ahli di bidang tertentu. Semua harus diraih dengan proses. Jika kita sudah tahu potensi diri, itulah modal kesuksesan. Jika kita bisa mengembangkan potensi menjadi prestasi, kesuksesan sudah menanti.

Teman, jangan pernah terfokus pada kekurangan diri, karena itu membuat kita tidak bisa melihat kebaikan yang Allah berikan untuk kita! Segera kenali kelebihanmu, dan jadikan itu sebagai senjata yang membuatmu sukses di dunia serta akhirat kelak, aamiin...

Sumber: mix dari remajaprestatif.blogspot.com
 
;