Hujan Tenangkanku


 Awan kelam sudah terlihat dari kejauhan.....
Di ufuk sana, tak tercapai oleh asa.....
Berlari dan mencari persinggahan sendiri.....
Di atas langit yang tak bertepi, menyepi.....

Rentang waktu yang bergulir cepat merayap.....
Pijakkan langkahnya seiring detak menghentak....
Tak berirama namun indah untuk hati yang lelah....
Sendiri, lamunkan apa yang akan terjadi nanti.....

Mendung sudah cerahnya duniaku tadi.....
Berwarna hitam pekat hingga tak terlihat....
Hanya bayang murka menuju ke satu tempat....
Merapat kedarat hingga langkahku tersendat.....

Hujan yang turun nan mengalir deras keras.....
Lancar tak terkendali hingga dia terbebas....
Menari dan berlari menuju teras hanya sebatas...
Lalui perjalanan cerita hingga ceria meretas....

Masih terdengar lantunan gemercik air hujan disana.....
Bawakan suasana tenang menggenang hingga terkenang....
Melayangkan lamunan sedari ku terbangun dari kegundahan....
Siramiku keceriaan menanti waktu datangnya petang.....

Air yang berjatuhan ke atas atap menetap.....
Tanpa suara petir yang bergemuruh riuh........
Tanpa hembus angin yang ribut menyambut.....
Suasana menjadi tenang damai kian menggenang....

Lewat kepulan asap yang keluar dari pintu mulutku....
Lewat seduhan kopi panas hangatkan lirih jiwaku....
Lewat denting bunyi-bunyian dari waktu yang melewatiku....
Aku dan asa yang menyepi mencoba tuk berdiri kembali......

0 komentar :

Posting Komentar

Dikomentarin Dong.......!!!

 
;